Story cover for SARANTHA by glessiev_
SARANTHA
  • WpView
    Leituras 2,413
  • WpVote
    Votos 862
  • WpPart
    Capítulos 3
  • WpView
    Leituras 2,413
  • WpVote
    Votos 862
  • WpPart
    Capítulos 3
Em andamento, Primeira publicação em abr 29, 2023
"Jika diam bisa melindungi seseorang, maka aku rela jadi bisu seumur hidup." 

"Mama ga suka kamu main sama anak itu. Kalau kamu masih maksa, jangan harap bisa keluar rumah lagi!"
Tapi anak kecil perempuan itu tetap pergi. Diam-diam, seperti biasa. Karena hanya dengan anak laki-laki itu, ia bisa tertawa lepas, merasa aman, dan didengar.

Hari demi hari, mereka bermain bersama, membuat dunia kecil mereka sendiri yang penuh imajinasi dan rahasia. Tapi semuanya berubah ketika rumah anak itu tiba-tiba dijual. Tak ada kabar. Tak ada pamit. Hanya sunyi yang tertinggal. 

Suatu sore, ia berdiri di depan rumah itu-yang kini sepi dan tak berpenghuni. Di sana, tersembunyi di sudut lantai kayu yang mulai lapuk, ia menemukan sebuah kotak kecil. Usang. Berdebu. Tapi familiar.

Anak itu membukanya, lalu...
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar SARANTHA à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#21alternativuniverse
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 8
Malam di Apartemen 13: Ketika Dendam Arwah Menjadi Nyata cover
The Bleeding Lady [completed] cover
00.07 WIB [SELESAI] cover
Shatterworth  cover
MAID IN LOVE - BECKFREEN [SELESAI] cover
A R S E A N A cover
Resital Sunyi (End) cover
The Immortal's Undoing cover

Malam di Apartemen 13: Ketika Dendam Arwah Menjadi Nyata

6 capítulos Em andamento

"Ketika harga sewa terlalu murah... seringkali yang mahal adalah nyawa." Musim hujan tiba. Di tengah derasnya air yang membasahi kota, sebuah keluarga kecil memulai hidup baru di apartemen tua bertingkat dua puluh-bangunan yang diam-diam menyembunyikan kisah tragis dari masa lalu, terutama di lantai 13... lantai yang seharusnya tak pernah dihuni siapa pun. Awalnya hanya sunyi. Lalu bisikan. Ketukan di malam hari. Langkah kaki tanpa sosok. Dan perlahan... mereka mulai melihat apa yang seharusnya tak terlihat. Dari sosok wanita bergaun merah yang muncul setiap hujan, hingga suara tawa anak kecil yang berubah menjadi jeritan, satu per satu anggota keluarga mulai mengalami perubahan. Bukan hanya rumah ini yang menua bersama waktu-jiwa mereka pun mulai retak dari dalam. Semakin lama mereka tinggal, semakin dekat kematian datang. Namun siapa sangka, ancaman terbesarnya bukan hanya dari dunia gaib... ...tapi dari retaknya hati mereka sendiri. Ketika semua hantu menyerang serentak-dendam lama, arwah penasaran, dan kegelapan yang selama ini bersembunyi di balik pintu-pintu sunyi-pertanyaannya hanya satu: Masih adakah jalan keluar dari Apartemen 13... atau semuanya memang ditakdirkan untuk tinggal selamanya?