Melepasmu

Melepasmu

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 1, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Aku bingung bagaimana cara membalas semua kebaikanmu. Dirimu begitu menghargaiku dan itu tanpa melihat apakah kau mampu atau tidak. Cerita yang hanya sesingkat dan sebenarnya telah berakhir. Dirimu masih hidup di hatiku. Walaupun ku akui sudah tidak seperti dahulu. Entah bagaimana diriku sekarang yang berada di hatiku. Yang hanya ku tau dirimu begitu tulus mencintaiku. Aku benci dengan diriku yang sekarang. Aku tidak bisa lagi menerimamu dan itu tanpa alasan. Dirimu baik tapi dirikulah yang tidak baik. Cerita ini ku persembahkan untuk dirimu. Melewati kenangan singkat yang pernah kita lalui. Seseorang yang ku tau dirimu selalu berusaha yang terbaik untuk diriku. Seseorang yang tulus mencintaiku. Dan seseorang yang baik dengan model cara dirimu memperlakukanku. Terima kasih yang hanya bisa kuucapkan
All Rights Reserved
#13
cintaanaksmp
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Love You
  • flashback~
  • Embun Pagi
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • Mahligai Sunyi
  • ALVIN (On Going)
  • SELEPAS KAU PERGI (COMPLETED)
  • Antara Dendam dan Cinta
  • Look At Me!!!
  • Too Good To Be (True) Dominan [END]

Ada yang bilang disaat kita menunggu kita akan mendapat yang kita mau. Tapi apa itu adalah sebuah fakta atau hanya hal manis yang di ucapkan kepada anak-anak? Ada yang bilang disaat kita tersenyum maka hati kita akan tersenyum juga, tapi apa itu hanya nasihat tersirat yang di ucapkan untuk anak kecil? "INI SEMUA SALAH LO RISS! KALAU SAJA HATI LO ADA RASA EMPATI, DIA GAK AKAN PERGI!!" Terkadang kalimat yang di ucapkan oleh manusia lebih mematikan daripada tusukan pedang di jantung. Kalimat yang terus menerus menghantui hari hari ku membuat ku kehilangan diriku sendiri. Kalimat yang membuat diri ku yang dulu hangat menjadi dingin tanpa ada senyuman tulus yang terukir di wajah ku. Aku yang terkadang berharap jika diri ku yang harusnya mati lebih dulu daripada harus hidup dengan beban yang terkadang aku gak mampu menahan nya. Semenjak aku yang di tinggal pergi oleh orang tua ku. Aku yang kehilangan sahabat terbaik ku yang aku baru menyadari jika ternyata dia merupakan cinta pertama. Aku juga wanita yang kehilangan kakak yang sebenarnya masih bisa aku pertahankan. Karena kalimat tadi, aku membuang semua nya! Aku kehilangan semuanya termasuk diri ku sendiri! Aku gak tau siapa diri ku! Hingga pria itu datang. Dia menyebalkan! Aku membenci nya! Namun kenapa disaat aku menyukainya aku kembali di hadapkan rasa kehilangan yang menanti. Apa hidupku hanya selalu harus kehilangan? Jika aku boleh egois bisa kah aku bersama pria itu? Atau aku hanya akan mati tragis tanpa merasakan cinta apapun?

More details
WpActionLinkContent Guidelines