HAEKAL & NAREN

HAEKAL & NAREN

  • WpView
    Reads 4,960
  • WpVote
    Votes 235
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 9, 2025
WpInfo
Fanfic
NCT
"Bagaimana rasanya menjadi seorang kaka?" Pertanyaan yang sering didapat oleh anak pertama. Menjadi anak pertama itu menyenangkan tentu saja anak pertama bisa dengan puas menjahili adiknya dan bisa menyuruh adiknya dengan sesuka hati. Tapi hidup seorang kaka tidak selalu indah kan? ada saatnya seorang kaka merelakan mimpinya demi masa depan sang adik, walau begitu seorang kaka tak pernah merasa keberatan dengan semua itu. Sama halnya dengan Naren, anak sulung dari dua bersaudara. Dia sangat mencintai dan bahkan dia rela membawakan bulan yang ada di langit malam jika adiknya mau, percayalah Naren memang sangat sangat sangat menyayangi adiknya itu. Berbeda dengan Naren, Haekal itu dulunya anak tunggal tapi sekarang sudah tidak. Setelah bunda menikah Haekal memiliki seorang adik, adik yang dulu sangat dia idam-idamkan kedatangannya. Haekal selalu iri kepada Naren karena memiliki seorang adik, tapi sekarang Haekal tak perlu merasa iri karena sekarang dia sudah mendapatkan apa yang dia inginkan. NOTE : BUKAN CERITA BL BERI DUKUNGAN AUTHOR DENGAN CARA MENEKAN BINTANG (VOTE) kalo bisa sekalian komen KARYA INI HANYA PUBLISH DI WATTPAD DAN TIDAK AKAN PINDAH KEMANAPUN Start : 21/09/2024 End : ???
All Rights Reserved
#522
home
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Please, stay with me..
  • Exhausted Soul | EN- [REVISI]
  • DAREN [End]
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • GRIZLEN {On Going}
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Om, Ayo Nikah!
  • DANADYAKSA

This story Minor! Tolak ukur kebahagiaan biasanya dilihat dari apa? Uang? Tentu itu akan menjadi jawaban paling konyol yang akan kalian dengar. Termasuk Minor, remaja itu bahkan tidak bisa menemukan kebahagiaan diantara puing-puing harta yang begitu berlimpah. Garis kebahagiaan yang semesta tulis ternyata sudah berakhir. Hidupnya kini tidak pernah jauh dari kata kehilangan, penderitaan, dan gelar si 'pembawa sial.' Minor benci, benci mendengar kata-kata menyakitkan seperti itu. Dia bahkan tidak berharap menjadi bagian, ataupun perusak kebahagiaan sebuah keluarga. Namun, lagi-lagi kehidupannya sudah diatur. Minor tidak diizinkan untuk mengeluh, yang harus dia lakukan, ialah bersyukur. Bersyukur untuk apa yang dia dapat. "Panggil Papi, ya, Minor?" "Y-ya, O--om?" "Papi!" _________ Brothership, is not romance! Cover mentahan by pinterest Edit by pisArt! No plagiat yaaaa karena cerita ini murni ditulis oleh tangan yang belum sempat digenggam Haechan!

More details
WpActionLinkContent Guidelines