Asrar
  • WpView
    LETTURE 37
  • WpVote
    Voti 11
  • WpPart
    Parti 4
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, lug 13, 2023
WpInfo
SAGGISTICA
"Dunia tidak menuntutmu untuk sempurna, tapi dunia menyuruhmu untuk selalu berusaha, bukan mengejar dunia tapi meraih ridho-Nya." ucap Syeira pada seorang anak yang bernasib sama dengannya. Kehidupan memang tidak kita ketahui masa depannya seperti apa, tapi di hari ini yang kita tahu kita harus tetap tegak dan menghilangkan rasa putus asa. Namun, terkadang kata-kata tidaklah cukup menghilangkan beban, karena badai terlalu hebat menghantam badan, yang telah menanggung kesedihan. Syeira Airin, entah memilih sekedar lelah atau menyerah. Perundungan yang ia dapatkan, menambah kegetiran dalam kehidupan. Ia tidak tahu apakah ia masih bisa merasakan cinta setelah sempat mati rasa atau tidak? ***
Tutti i diritti riservati
#126
perundungan
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Waktu?
  • Syahadah Cinta ✔️
  • Dear... Nadin From *Anonymously*[Selesai√]
  • AKSARA LARA(END)
  • N E L A N G S A(END)
  • PERMAINAN LANGIT
  • Halaqah Rasa
  • Karena-Nya Kita Ada [ON-GOING]

Aira, seorang mahasiswi seni yang introvert, merasa nyaman dengan dunianya yang sunyi. Di balik ketenangannya, ada luka lama yang masih mengganggu hatinya-rasa takut untuk jatuh cinta lagi setelah perpisahan traumatis dengan ayahnya. Ia memilih untuk hidup tanpa melibatkan perasaan, menjalani hari-harinya dengan rutinitas yang aman dan terkontrol. Namun, semuanya berubah saat ia bertemu dengan Raka, seorang mahasiswa film yang baru pindah ke kampusnya. Raka yang ceria dan penuh perhatian membuat Aira merasa tak nyaman, tetapi perlahan ia mulai melihat sisi lain dari diri Raka yang membuatnya merasa dihargai dan dipahami. Meskipun demikian, Aira masih diliputi ketakutan akan hubungan yang lebih dalam. Seiring berjalannya waktu, perasaan antara mereka semakin berkembang, tapi Aira berusaha keras untuk menghindarinya. Dia takut jika dirinya membuka hati, luka lama itu akan terbuka kembali. Raka, yang jatuh cinta pada Aira, tidak ingin menyerah begitu saja. Dia tahu ada lebih banyak di dalam diri Aira, dan dia bersedia menunggu. Akankah Aira mampu menghadapi ketakutannya dan menerima cinta yang datang dengan perlahan? Ataukah ia akan terus membiarkan cinta yang indah itu hanya menjadi sesuatu yang tak terucap?

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti