We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Diary Amanda [Selesai]

Diary Amanda [Selesai]

  • WpView
    Reads 710
  • WpVote
    Votes 90
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 19, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
**** ⚠️ Akan di Revisi Ulang ⚠️ Berawal dari kisah menyeramkan bagiku. Membuatku hilang arah dan tidak tahu jalan pulang. Kemana aku melangkah, selalu dihantui rasa gelisah. Mereka yang kuanggap baik, ternyata berubah menjadi iblis yang siap menghancurkan targetnya. Kehilangan Ayah dan Ibu membuat hidup yang semula aman dan nyaman, mendadak panas tak tertahankan. Semua yang terjadi dalam hidupku tak lepas dari semua kebohongan. Mereka hanya terlihat baik, tapi hati mereka diselimuti kabut hitam yang tak menemukan cahayanya
All Rights Reserved
#56
mencari
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cahaya [COMPLETED]
  • AMORA
  • Behind the Silence
  • Pain of the Slayer
  • Sudut Luka Nazea
  • Rainbow
  • [✔️]Cross The Other Side
  • peluk yang ku rindu
  • Tunnel End Lights [TEL]
  • Give Me Your HUG(END)✅

⚠️PERINGATAN!⚠️ CERITA INI DIBUAT SAAT AUTHOR BELUM MEMAHAMI BETUL BAGAIMANA KAIDAH PENULISAN NOVEL YANG BAIK. JADI BAGI KALIAN YG TETAP INGIN MEMBACA, HARUS SIAP MENGHADAPI BANYAK KECACATAN DI DALAMNYA. MOHON KRITIK DAN SARANNYA. SEKIAN. TERIMA KASIH. --- Dunia itu indah. Dunia itu menyenangkan. Setidaknya dua hal itu yang dapat aku yakini tentang dunia, beberapa tahun silam. Sampai suatu tragedi yang tak diinginkan terjadi, aku harus dijauhkan dari dunia itu. Terus dijauhkan. Sejauh-jauhnya. Bunda juga selalu berusaha menanamkan keyakinannya bahwa dunia itu kejam, dunia itu berbahaya. Ia terus mengingatkan tentang ini dan itu, tentang hal yang menurutnya akan mampu membuat keyakinanku goyah. Aku, dengan segala keterbatasanku sekarang, percaya, dunia tidaklah kejam. Ayahku juga pernah bilang : Jikalau dunia memang kejam, kenapa tidak dari dulu manusia dibinasakan? Kejam, bukan? Tapi kenyataannya apa? Masih banyak manusia hidup bahagia di luar sana. Masih banyak cinta-cinta bertebaran di setiap detiknya. Dari sana aku semakin yakin, akan ada banyak sekali hal yang bisa aku ambil dari luasnya dunia. Aku ingin sekali keluar. Aku ingin melihat dunia lebih detail, dunia yang telah tersia-siakan sejak tiga tahun terakhir. Dan jika aku sungguh bisa terbang bebas melihatnya, maka izinkan aku, Cahaya Aldebaran, gadis tunawicara ini membagikan kisahku pada kalian. Boleh, kan? Start at June, 25th 2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines