Bukan kah menyenangkan memiliki pasangan yang selalu mendukung apa yang kita inginkan,
"Ry, Ivory, ke korea yuk," ajak Luna
"Ngapain?" Tanya ku sambil tetap memainkan ponsel
"Yaa, ketemu suami suami kita lah" jawab Luna enteng
"Nanti juga bakal kesini,lunnn, jangan buang buang uang ah,"
"Eh?? Tumben biasanya kamu si paling nomer satu masalah ngabisin duit"
"Atur jadwal, kuliah libur dua bulan lagi, cari hotel yang paling bagus, masalah duit gampang, aku bisa minta si Abi, hehe dan jangan lupa berapa hari kita di sana" Ucap ku yang masih terfokus pada layar handphone
"Assekkk, aku telfon Semi ya, siapa tau mau ikut, sekalian ajak yang lain juga,"
"Terserah deh, eh tolong telfonin Abi, transfer uang gitu sekalian minta tolong urusan pasfor penerbangan kita ke korea"
"Sip" jawab Luna mengacungkan jempol
"Halo bi, transfer duit kata Riry,"
"Buat apa?" Tanya Abi di seberang
"Kita mau ke korea, sekalian kamu juga ikut, kita ajak yang lain kok,"
"Oh oke, bentar,,... Nah udah masuk kan? Aku transfer 100 juta buat keperluan nanti di sana, masalah pasfor biar aku yang urus" Ucap Abi
"Okee biii makasih"
"Yooi sama sama salamin ke Riry"
"Waalaikumsalam" Ucap ku yang mendengar tadi perkataan Abi
"Tuh udah langsung di jawab, aku tutup telfon nya ya"
Setelah telfon di tutup, luna menghadap ke arahku
"High five" Luna mengangkat tangan.
"TOSSS"
"Pengen mati aja Ya Allah!"
Bukannya mencegah, Dean malah tersenyum kearah sahabatnya yang paling cantik itu sembari mengacungkan kedua jempolnya semangat.
"Bagus!"
"Ntar gue tahlilan kerumah lo, jangan lupa nasi boxs-nya ayamnya banyakin ya."
Ini bukan cerita tentang ketua geng motor keren yang jago berkelahi dijalan!
Ini juga bukan cerita cewek nerd yang mengejar pangeran sekolah!
Ini hanya cerita konyol tentang persahabatan dan cinta antara dua orang yang sama-sama tidak menyadari isi hatinya. Bagaimana mereka dapat mengatasinya saat semakin lama perasaan itu semakin muncul?
•••
Dean terkekeh. "Semoga istri gue nanti nggak secerewet lo, Al."
"Dan semoga suami gue nanti nggak pemalas kaya lo." sahut Alana tak mau kalah.
"Eh, tapi gue pengen punya istri yang bisa masak kaya lo."
Alana tersenyum. "Dan gue pengen punya suami bisa jagain gue, kaya lo."
Cowok itu langsung bertepuk tangan heboh. "Yaudah fiks!"
Kedua alis Alana terangkat tinggi. "Apa?"
"Ayok nikah!" ajak Dean ngawur.
"GEMBLUNG!"
______________________________________________
Rank :
🎖1 in romcom (20-10-2021)
🎖3 in teenfiction (20-10-2021)
🎖7 in humor (23-10-2021)
🎖1 in sma (23-10-2021)
🎖1 in acak (23-10-2021)
🎖2 in remaja (23-10-2021)
🎖1 in deal (25-10-2021)
🎖10 in baper (25-10-2021)
🎖1 in lucu (07-11-2021)
🎖1 in funny (10-11-2021)
🎖1 in dean (10-11-2021)
🎖1 in komediromantis (4-12-2021)
🎖3 in persahabatan (6-12-2021)
🎖️1 in ngakak (7-7-2022)
KONFLIKNYA RINGAN KOK!
Mungkin kalian mikir cerita ini aneh karena banyak extra partnya. Itu karena aku awalnya mikir buat nggak bikin sequel, jadi aku kasih extra part yang banyak. Semoga kalian suka🙏🏻
*Cerita ini murni hasil pemikiran saya sendiri. Apabila ada kesamaan nama tokoh itu tidak disengaja. Kasih vote dan coment kalau kalian suka sama cerita ini..author nggak maksa hehe..kasih seikhlasnya aja..
Start : 19 Agustus 2021
End : 8 No