PARTNER COUPLE

PARTNER COUPLE

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Fri, May 5, 2023
Bukan kah menyenangkan memiliki pasangan yang selalu mendukung apa yang kita inginkan, "Ry, Ivory, ke korea yuk," ajak Luna "Ngapain?" Tanya ku sambil tetap memainkan ponsel "Yaa, ketemu suami suami kita lah" jawab Luna enteng "Nanti juga bakal kesini,lunnn, jangan buang buang uang ah," "Eh?? Tumben biasanya kamu si paling nomer satu masalah ngabisin duit" "Atur jadwal, kuliah libur dua bulan lagi, cari hotel yang paling bagus, masalah duit gampang, aku bisa minta si Abi, hehe dan jangan lupa berapa hari kita di sana" Ucap ku yang masih terfokus pada layar handphone "Assekkk, aku telfon Semi ya, siapa tau mau ikut, sekalian ajak yang lain juga," "Terserah deh, eh tolong telfonin Abi, transfer uang gitu sekalian minta tolong urusan pasfor penerbangan kita ke korea" "Sip" jawab Luna mengacungkan jempol "Halo bi, transfer duit kata Riry," "Buat apa?" Tanya Abi di seberang "Kita mau ke korea, sekalian kamu juga ikut, kita ajak yang lain kok," "Oh oke, bentar,,... Nah udah masuk kan? Aku transfer 100 juta buat keperluan nanti di sana, masalah pasfor biar aku yang urus" Ucap Abi "Okee biii makasih" "Yooi sama sama salamin ke Riry" "Waalaikumsalam" Ucap ku yang mendengar tadi perkataan Abi "Tuh udah langsung di jawab, aku tutup telfon nya ya" Setelah telfon di tutup, luna menghadap ke arahku "High five" Luna mengangkat tangan. "TOSSS"
All Rights Reserved
#877
couple
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 9096 (Complete)
  • 𝑷𝒆𝒍𝒖𝒌𝒂𝒏 𝑺𝒂𝒂𝒕 𝑺𝒆𝒏𝒋𝒂  (𝙀𝙉𝘿)
  • ON SIGHT (Completed)
  • Crazy Marriage
  • Weird Wedding ✓
  • The Man
  • Orang Ketiga
  • Dia Suamiku (ENDING)
  • You're my mine[End✓]

(DALAM PROSES PENERBITAN) (BEBERAPA PART DIHAPUS) - "Aku hamil, Pa.." Kata Seruni. Shit. Aku hampir meloncat dari sofa karena saking kagetnya. Papa seketika melotot. "Runi, kamu jangan bercanda, ya!" Adikku menghela nafasnya. "Kita semua kumpul kayak gini, bukan untuk dengerin aku bercanda, Pa.. aku benar hamil; anakku dan mas Sena.." Mama langsung megangin dadanya yang sepertinya tiba-tiba sesak. "Sen?" Aku menatap Sena yang ada di sebelah Seruni. "Bener?!!" Nawasena tampak bergeming. Kemudian, dia menghela nafas panjang. "Bener, Ra.." Aku langsung mengambil sapu rumah, hendak menghajar Nawasena yang kemudian langsung bangkit dan berlari keluar rumah. Disusul Seruni yang nggak tahu lagi harus berbuat apa selain melindungi Ayah dari calon bayinya. Semenjak saat itu, rasanya waktu berlalu sangat cepat. Semuanya sibuk mempersiapkan pernikahan Seruni dan Nawasena, sampai suatu hari, aku harus duduk berdua dengan Papa dan Mama membicarakan suatu hal. Kami bertiga terdiam cukup lama, sampai akhirnya Mama membuka suara. "Arawinda.. kamu juga harus segera menikah," Semenjak saat itu juga, hari-hariku nggak lagi sama. - 9096 adalah karya saya yang ketiga. Menaruh harapan pada genre komedi romantis, semoga karya saya satu ini bisa menghibur semuanya. Mungkin bukan senyum geli, atau bahkan gelak tawa. Yang saya harapkan, cerita ini tetap bisa menjadi pesan yang memberikan arti. Sekecil apapun itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines