We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Stadium Nestapa

Stadium Nestapa

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 14, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Siksa yang hadir karena ketidakadilan takdir. Titik terendah dari raga yang nyaris menyerah. Membuat tulus cinta tak dapat dirasa ketika hati sengaja buta. Enggan membuka peluang pada perjuangan seseorang yang ada. Sebanyak apapun pengorbanan dan tangisan, berbagai harapan akan tetap terpatahkan lantaran disia-siakan. Omong kosong asmara, tak dapat meluluhkan jiwa yang mati rasa. Semua terluka, tidak ada celah untuk bahagia. Aksara yang megukir luka untuk jiwa pembawa asmara. Renjana yang menuai stadium nestapa. Tingkat sengsara yang mencabik raga.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Could you be a home for me? [TAMAT]
  • [Complete] Fate in Chains
  • HUJAN KEMARIN
  • Abi&Amaira(On Going)
  • ANANTAM
  • ARCHI
  • RIRI NATARI [END]
  • Mencari Cinta Sejati (END)
  • SandalWood (Selesai) on revision

[SEASON 1] "Ada luka yang tidak terlihat, tapi terasa di setiap tarikan napas. Ada trauma yang membungkam tawa, membekukan dunia, dan membuat seseorang takut percaya pada cahaya. Dibalik sebuah senyuman, tersimpan dunia yang hampir runtuh." Bagi Atlana, hidup adalah perjuangan tanpa akhir melawan bayang-bayang masa lalu yang membeku di setiap sudut pikirannya. Dunia terasa bising, dingin, dan kejam-tak pernah benar-benar memberinya ruang untuk sekadar bernapas. Sementara itu, Kalan-seorang pemuda yang menanggung sunyi seperti beban di punggungnya-tak pernah mengira bahwa pertemuan singkat dengan Atlana akan mengubah jalannya, mengaburkan batas antara kesendirian dan ketergantungan. Ini bukan kisah tentang keajaiban cinta, melainkan tentang dua jiwa yang terluka, saling menemukan tempat berlindung di tengah reruntuhan diri. Tentang bagaimana kehadiran satu orang mampu meretakkan kabut kelam, dan tentang bagaimana, di dunia yang penuh luka dan kehilangan, kebahagiaan tetap bisa tumbuh... dengan cara paling sederhana, namun paling menyakitkan. Sebuah cerita tentang jatuh, tersesat, bertahan, dan akhirnya-belajar hidup kembali dengan sebuah rumah yang lebih layak. __ Revisi : 27, April, 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines