Discordant Twins

Discordant Twins

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 2, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Anak kembar? disayang sama keluarga? tidak dipilikasih dalam kasih sayang? Keluarga yang harmonis? Orang tua yang komplit? Tidak ada yang kurang lalu mengapa mereka lebih memilih merantau jauh dari orang tua? Bukan karena broken home maupun masalah ekonomi. Nyatanya mereka hanya ingin mencari tau apa yang terjadi 13 tahun silam? Mengapa mereka harus pergi jauh dari negara asal lalu menetap dinegri sang ayah mereka? Apa yang terjadi? kembar? tapi tak seiras karena kita chicha dan chacha bukan upin dan ipin kita memang kembar identik tapi tidak mewajibkan kita harus selalu sama dan sejalan bukan? aku bukan dia dan begitu sebaliknya tidak ada yang menuntut bahkan tidak boleh karena itu hak kami,siapa kalian? penting di hidup kita? jika orang berkata anak kembar bagai pinang dibelah dua maka kita adalah pinang dibelah tidak beraturan yang satu ramah dan yang satu berkelakuan kurang baik yang satu ramah dan yang lainnya anti sosial yang satu sangat dikagumi dan yang satunya lagi tidak dikenal publik. (Welcome to my book Silakan komen kekurangan No plagiat plagiat klub Kita manusia yang diberi akal masing masing)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Your Home [COMPLETE]
  • Allenka Family
  • AuRevoir √
  • Eliinaa
  • Senja yang mendung
  • Mengalah? Gak papa (END)✔
  • Boomerang ( Completed )
  • RAYAN OR RIAN

"I miss the old you, about home." ____ Mereka selalu berkata tidak ada tempat yang jauh lebih baik dibandingkan rumah, hanya berada di rumah kamu bisa menjadi dirimu yang sesungguhnya tanpa harus mengenakan topeng yang begitu banyak. Namun tidak bagi seorang Radin Anggana. Murid baru dengan pandangan teduhnya yang selalu saja berkutat dengan perasaan dan pikirannya. Rumah baginya bukanlah tempat yang menyenangkan, melainkan suatu tempat yang selalu menyimpan memori menyakitkan. Ya, hingga dirinya dipertemukan dengan tiga orang di dalam hidupnya. Seorang gadis dengan sayatan di lengannya, lalu laki-laki yang selalu menatapnya sinis, dan laki-laki yang tidak bisa hidup sendiri. ____ "Gue pengen pulang dalam artian yang sesungguhnya, bukan seperti ini." -Radin Anggana- "Pulang ke rumah bagi gue itu adalah hal paling mengerikan, sama seperti halnya hidup dalam kesendirian dan kegelapan." -Dhei Pradipta- "Jika orang yang kesepian dikumpul menjadi satu, apa mungkin mereka tidak lagi merasa kesepian?" -Dimas Rayana- "Kalianlah alasanku untuk pulang. Seandainya suatu hari nanti kita pergi dan tidak saling bertemu satu sama lain lagi, setidaknya aku tidak akan pernah menyesal pernah mengukir kenangan itu di dalam memori" -Rein Yashiaka- _____ #928 fiksi remaja (01.03.20) #783 fiksi remaja (06.05.20)

More details
WpActionLinkContent Guidelines