Esmeralda (Finished)

Esmeralda (Finished)

  • WpView
    Odsłon 194
  • WpVote
    Głosy 20
  • WpPart
    Części 19
WpMetadataReadZakończone śr., maj 3, 2023
"Azazel... ini bukan pertempuran sekarang, tapi pertandingan. Mata kanan maupun kiriku belum pernah melihat wujud Esmeralda. Dia bersembunyi dari kita berdua. Dia bersembunyi dari semesta. Maka dari pertandingan inilah, pemenang ditentukan. Barang siapa berjumpa Esmeralda lebih dulu, dia yang menang." ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Lima mahasiswa terjebak dalam petualangan mencari kristal-kristal yang dapat menyelamatkan dunia setelah kelimanya tanpa sengaja membuka buku terkutuk dan melepaskan iblis dari neraka. Petualangan heroik itu menuntun mereka untuk mengerti apa arti kasih sayang, persahabatan dan cinta. Lambat laun, mereka mulai menyadari bahwa semesta ini tak hanya dihuni oleh manusia, melainkan juga malaikat dan iblis.
Creative Commons (CC) Attribution
#599
iblis
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Pangeran Kegelapan
  • The Savior of the Magic World "Crystal Academy" (END) [SDH PERNAH TERBIT]
  • World Between (#1 Sang Penghancur) (End)
  • DIMENSION CHAOS S1 (Rise Of The Light & Darkness)
  • Secret of The A Class
  • The Legend Of Eternal Love Wangxian
  • Bangkitnya Sang Penjaga Untuk Memulihkan Alam Yang Hilang [END]

Malam semakin larut, namun tidur menjadi hal yang mustahil bagi Mael. Setiap kali dia memejamkan mata, dunia di sekitarnya seakan berubah. Suara gemerisik dari sudut-sudut ruangan, desahan napas yang tidak berasal dari dirinya, dan bayangan-bayangan yang menari di balik tirai gelap kamarnya membuat dadanya terasa semakin sesak. Saat dia berbalik untuk kesekian kalinya di tempat tidur, suara itu kembali muncul-seperti bisikan yang tertiup dari balik dinding, rendah dan penuh kekuatan. "Mael... Kau tidak bisa lari..." Dia terlonjak bangun, matanya terbuka lebar, jantungnya berdetak keras. Ruangan itu sunyi. Terlalu sunyi. Dia duduk di tempat tidur, menarik napas dalam-dalam dan berusaha meredakan gemuruh di dadanya. Bisikan itu, suara yang sama dengan yang ia dengar di perpustakaan, menghantuinya lagi. Pikiran Mael kacau. Apakah ini nyata? Ataukah dia sudah kehilangan akal? Sejak mimpi itu, dunianya berubah menjadi labirin ketakutan yang tak bisa dia pahami. Mata Mael bergerak ke sudut kamar, ke arah bayangan yang terasa lebih pekat daripada biasanya. Di sana, samar-samar, dia melihat sesuatu. Sesosok tubuh samar yang menyatu dengan kegelapan. Tubuh itu bergerak perlahan, semakin dekat, seperti makhluk yang merayap dari kedalaman mimpi buruknya. "Siapa kau?" Mael berbisik, meskipun dia tahu tak ada jawaban.

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści