We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
THE SECOND RULES

THE SECOND RULES

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 21, 2023
WpInfo
Fiction
Mystery
Berawal dari skandal pembunuhan yang ditudingkan kepada gadis remaja itu, membuatnya harus terikat pada masalah rumit yang berkepanjangan. Tak hanya itu, karena skandal yang tengah melilitnya ia harus bertemu dengan Pria itu "Arkaheza B. P" Pria yang menjadi kunci utama untuknya membuka kasus sadis tersebut. Ini tak hanya tentang itu, ia juga harus memecahkan teka-teki berdarah yang telah merenggut nyawa 13 orang termasuk gadis itu, sosok yang selalu membantunya dalam memecahkan misteri pembunuhan tentang Syereen Ananta. "Kasus berantai tanggal 13" °°°° Follow dulu, biar bisa baca semua partnya! Karena sebagian part di privat. Update suka-suka! Jadi jangan banyak minta. Kalau suka vote, kalo gak suka tinggalin. Wkwk.
All Rights Reserved
#70
skandal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 12 Titik Balik (END)
  • Teman Masa Kecil-ku Yang Misterius
  • Jejak Rasa Arzendo
  • Koridor Sekolah ✔ ||  (TELAH TERBIT) ||
  • ALZEA : FEATURED SOULS [END]
  • Dandelion
  • The Sweet Dolls
  • Bodyguard of my love

(Sudah revisi) SMA Garuda Merah, sekolah megah penuh ambisi, kini menjadi kandang maut bagi dua belas jiwa muda. Dalam satu malam penuh misteri, gerbang terkunci, listrik padam, dan suara Kepala Sekolah menggemakan perintah mematikan: "Bertahanlah, atau hancur bersama waktu." Aneth, gadis tangguh namun rapuh, harus memimpin teman-temannya menari di ujung pisau. Persahabatan diuji, cinta dipertaruhkan, dan pengkhianatan berbisik di setiap sudut gelap lorong sekolah. Malam-malam panjang penuh teriakan dan isak tangis, membuat solidaritas pecah. Saat darah membasuh lantai sekolah, dan satu per satu nyawa direnggut, Aneth sadar: di permainan ini, tidak ada pahlawan - hanya korban dan pengkhianat. Di ujung segalanya, saat tubuh-tubuh yang dulu hangat kini membeku, Aneth berdiri sendiri, menggenggam bendera yang kini basah oleh darah. Dari balik jeruji tak kasat mata, ia menyadari: yang tersisa dari hidup bukan kemenangan, melainkan luka yang abadi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines