Hai, Luka

Hai, Luka

  • WpView
    Reads 11,890
  • WpVote
    Votes 956
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 5, 2025
Kay sudah pernah bodoh dalam mencintai Ken. Mengejar, berkorban, banjir air mata, dikecewakan, dihempaskan harapan, dinomorduakan ... semua sudah Kay rasakan. Kay lelah, lalu Tuhan mengistirahatkannya dengan sebuah kecelakaan yang membuatnya terbaring lama tanpa kesadaran di ranjang rumah sakit. Ketika membuka mata, Kay seperti terlahir kembali. Ingatannya hilang tak bersisa. Di sinilah Ken mulai memahami arti kata 'penyesalan'. Ken mencoba ikhlas, Ken ingin melepas Kay agar bahagia bersama lelaki baik yang selalu ada untuk Kay, bukan lelaki berengsek sepertinya. Namun takdir memiliki jalannya sendiri. Perlahan, takdir kembali membuka kisah lama Kay dan Ken. Setiap momen yang mereka lalui seolah adalah kilas balik dari kejadian di masa lalu. Hanya saja, patah hati dan semua kesakitan yang semula Kay rasakan, kini berganti menyerang Ken. Sementara Kay selalu dilanda dejavu. Kay seperti menemukan kepingan mimpi setiap bersama Ken. Kay ingin menyatukan kepingan itu. Akankah ingatan Kay pulih? Jika iya, lantas bersediakah gadis itu memaafkan dan menerima kembali sosok Ken dalam hidupnya? Dapatkah Ken bertahan sekuat Kay? Mampukah Ken membuat Kay jatuh cinta seperti dulu gadis itu membuatnya jatuh cinta? ●○●○ Start -> 03.09.23 Rank : #1 in unrequited (04/11/23) #1 in strongwomen (15/11/23) #1 in romansaremaja (06/02/24) #2 in kehidupan (27/02/24)
All Rights Reserved
#417
strongwomen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • viewpoint
  • Purple [END]
  • (End) Ketika Hanya Hati yang Saling Bicara
  • Mentari Tak Harus Bersinar (Dokter-Dokter)MASIH LENGKAP
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Let Me Love You Longer
  • AZALEA
  • Strong Girl Michella (END)
  • Eliinaa

"Tolong ceritakan padaku, bagaimana rasanya mempunyai keluarga yang utuh? Tolong jelaskan padaku, bagaimana rasanya hidup tanpa setitik luka yang menerpa! Aku ingin bahagia seperti mereka! Walau hanya satu kali saja!" Cinta dan Luka sama-sama Zeline rasakan, tetapi luka itu hadir lebih unggul daripada rasa cinta yang nyata, bukan hanya omong kosong tidak berguna saja. Ruang Zeline sepi, ruang Zeline kelam, bantu Zeline keluar dari ruang depresi. Zeline tidak pernah merasakan, bagaimana rasanya disayang, dimanja, dan diperhatikan. Hari demi hari, detik demi detik, yang Zeline nanti yaitu perdamaian kedua orang tuanya. Zeline merasa banyak kurangnya, Zeline menginginkan ketulusan yang sebenarnya, bukan hanya kata permainan perasaan saja. Sejak kecil, beranjak remaja Zeline menyaksikan perseteruan itu masih saja terasa. Rasa sesak terasa di dalam dada, seketika atmanya mulai merasa bahwa diri ini tidak ada apa-apanya. Bahkan sampai nafas berakhir sekalipun, Zeline akan terus berusaha untuk menerimanya, sampai Sang Maha Kuasa berkata. "Waktunya beristirahat dengan tenang." Ditulis oleh: CALGHIFARI Start: 25 November Finish: (?)

More details
WpActionLinkContent Guidelines