Unexpected love♡

Unexpected love♡

  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 14, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Brukk..." Karena ketidak hati-hatian Mira saat berlari,dia tidak sengaja menabrak seorang pria ber jas rapi. Pria yang berumur sekitar 25 tahun itu oleng dan menarik tangan Mira agar tidak terjatuh,naas nya Mira dalan posisi tidak siap sehingga... "Bruk..." "Akhh..." Alhasil mereka jatuh dengan posisi Mira menindih tubuh pria itu,untuk sesat mereka saling pandang sampai akhirnya pria itu berkata dengan dingin. "Minggir!" Mira tersadar dan buru-buru bangkit sambil membersihkan seragamnya yg sedikit kotor "M-maaf om,tadi aku lagi buru-buru jadi gak hati-hat i ?" "loh ? om nya mana?" karena sibuk membersihkan seragamnya Mira tidak sadar kalau pria yang ditabraknya tadi sudah pergi entah kemana "Ahh bodo lah,gua harus cepat sampai sebelum gerbang nya di tutup."Mira pun akhirnya melanjutkan lari nya karna takut terlambat. Sedangkan pria tadi entah sejak kapan sudah berada di dalam mobilnya sambil memperhatikan Mira dengan raut yang tak terbaca. Dan setelahnya dia melajukan mobilnya. Haaiii salam kenal,,,ini cerita pertama aku,ini dari hasil kegabutanku dan Asli dari pemikiran aku sendiri.Aku minta maaf banget kalo ada kesalahan dalam cerita aku karna yaaa aku bener bener seorang pemula. jadi mohon di maklumi 🙏 selamat membacaaa...💕 jangan lupa follow akun aku ya...
All Rights Reserved
#53
mesteri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Be Yours
  • Aku Suka Cherry
  • A For Z : Young Married [SLOW UP, CUTI LAHIRAN DULU GAES]
  • Felicity [On Going]
  • Sweet Combat
  • DAKSA [END]
  • Alki [TERBIT]
  • Gadis Bar-bar Dengan Sejuta Pesonanya
  • Arsyilazka
  • GAREN With Hate (End)
Be Yours

"kenapa si vin? Kamu jahat banget! Aku salah apa? Gak ada cowok lain yang bersikap begitu kepacarnya sendiri!" ucap Risa yang lebih terdengar seperti isakan, karna pipinya sudah banjir dengan air mata. Risa menyeka air matanya lalu ia tertunduk mengingat sekilas bagaimana Ervin waktu itu menembaknya. "pa-padahal du-dulu kamu, yang ajak aku pacaran duluan!" Ervin hanya memandangnya tanpa minat, lalu melipat tangannya didadanya. "gak semua cowok yang ngajak pacaran itu bermaksud baik. Terutama gue!" ujar Ervin Risa langsung mengangkat wajahnya, menatap Ervin dengan bingung. "maksud kamu?" tanyanya tak mengerti. Ervin tersenyum miring, lalu ia mencondongkan tubuhnya kewajah Risa. "maksud gue..." ucapnya terpenggal lalu ia mengelus pipi Risa, membuat tubuh Risa menegang. Lalu Ervin mendekatkan bibirnya ketelinga Risa dan melanjutkan ucapannya. "gue pacaran sama lo, karena gue benci sama lo dan gue mau liat lo menderita!" Bagaikan kehilangan inhaler saat Risa sedang sekarat, begitu lah kondisinya sekarang sekujur tubuhnya membeku dan tak dapat digerakkan saat mendengarkan ucapan yang baru saja masuk kedalam telinganya. Ervin menegakan badannya dan melihat ekspresi Risa yang membatu dengan raut wajah terkejut, Ervin langsung pergi meninggalkan Risa sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines