Si Kecil Tak Tahu Arah

Si Kecil Tak Tahu Arah

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 26, 2024
Di kampung terpojok, kampung bambu yang sembunyi dari kota sendiri. Tempat itu menyimpan si kecil yang namanya sering menjadi perbincangan warga sekitar. Kenakalan dan sikapnya di luar pemikiran anak seusianya. Si tangguh dan cerdik. Bukan Bima Sakti. Melainkan, Bima Anggara. Sering disebut dengan panggilan Bima. Si kecil yang tak tahu arah. Ditinggalkan oleh Ibunya ketika menginjak usia 4 tahun. Kini hanya tinggal bersama Bapak, dan ketiga Kakaknya. Ini kisah Bima. Masa kecil kurang pengetahuan dan didikan orang tua, menjadikan Bima bebas melakukan apapun, tanpa ada yang menghentikan atau mengarahkan jika yang dilakukan Bima adalah kesalahan. Cerita ini hanya ada di Wattpad!
All Rights Reserved
#4
fiksinyata
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BIRA
  • Hai, Kak! (END)
  • Little Princess [END]
  • HATI YANG HAMPA  [END]
  • Abu Abu [ completed ]
  • [SELESAI] Tuan dan Nona Kesepian
  • Kebahagiaan Kecil Aralie. [ End ]
  • Mama! [✔️]
  • PERFECT BOYFRIEND
  • if (END)
BIRA

Lo suka sama gue? " Pertanyaan Bima membuat aira yang awalnya menatap lurus kedepan seketika menoleh kearah Bima " Dih gila!! Ngapain gue suka sama lo. " Sewot Aira sambil memutar bola matanya malas. " Tapi lo hobi banget nyosor gue " Kata Bima sambil melirik Aira yang terlihat kesal. " Gue ngga nyosor' ya !!! Bedain mana yang nyosor dan yang ngga sengaja. " Jelas Aira dengan nada sedikit emosi Bima lalu melilih tidak membalas ocehan Aira. Ia melirik kearah Aira yang terlihat frustasi dan sesekali membenturkan belakang kepalanya pada kursi mobil. Penasaran kelanjutan cerita nya? Langsung baca aja. Cerita ini murni pikiran saya sendiri, jika ada kesamaan tempat, nama atau adegan dengan yang lain itu tidak disengaja. Pemikiran imajinasi semua orang memang berbeda-beda tapi banyak orang berimajinasi seperti perlakuan manis bisa saja seseorang yang lain juga memikirkan hal yang sama. Dan untuk yang plagiat... Tolong menjauh Cerita ini untuk dibaca bukan untuk ditulis ulang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines