MATA UNTUK NAYANIKA

MATA UNTUK NAYANIKA

  • WpView
    Reads 242
  • WpVote
    Votes 64
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 28, 2023
"Apa yang kau impikan, Niskala?" "Mendengar, dengan mudah suaramu, Nayanika. Kalau Nayanika?" "Sederhana saja, melihat ukiran senyuman indah mu, bila nanti ada yang hendak mendonorkan matanya, untuk ku" ______________ ✍️ Singkatnya Niskala yang tuna rungu mencintai gadis cantik bersuara merdu, penyandang tuna netra. Apakah cinta Niskala bisa membuat Nayanika melihat? Cover by: Twitter Edit by: Piscart #niskala rank1 (15/052023) #Endingsad rank3 (25/05/2023)
All Rights Reserved
#4
netra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Reynand & Joya | END
  • Write the Last Part | Na Jaemin [SUDAH TERBIT]✅️
  • Dira-no
  • NABASTALA (END)
  • New Life As Undead {REVISI}
  • NYAMAN [Proses Revisi]
  • MANIAC  |  JenoRenjun✔️
  • Je t'aime |Noren |Nomin|
  • Sorry, I'm not romantic
  • dimana janji tersebut

Follow sebelum baca yuk, untuk mengikuti ceritanya. #645 dalam TEEN FICTION-11/3/2018 #961 dalam TEEN FICTION-9/2/2018 "Kuda poni! Dasar jelek, sinting, kutu kupret, tai lo. Maju sini, gue telen lo hidup-hidup!" teriak Joya mengerahkan semua kekesalannya. Ia bersumpah serapah tanpa berpikir mengampuni orang yang sudah membuat hidupnya sengsara. "Nggak usah teriak-teriak, gue di sini." Suara orang tersebut berada di atas pohon dekat parkiran. Reflek, kedua gadis itu menengadah, menatap pemuda nakal yang nangkring di atas sana. "Turun lo!" perintah Joya seraya berkacak pinggang. "Mau apa? Mau cium gue, ya? Idih nakal." Pemuda itu malah membuat Joya semakin kesal. Ocehannya selalu saja ampuh membuat hari-hari gadis itu semakin runyam. "Najis. Mati aja lo, pengecut!" Joya masih kesal, sehingga kata-kata yang keluar dari mulutnya begitu tidak terkontrol. "Kurang banyak sih, 'kan cuma kempes, nggak sampai penyok." Rutinitas nakalmu berujung terbiasa. Kalo pengen tau terutama Baca selengkapnya ya..... (Di larang mengutip atau menjiplak sebagian/keseluruhan cerita ini tanpa izin)

More details
WpActionLinkContent Guidelines