Train to Senayan

Train to Senayan

  • WpView
    Прочтений 9
  • WpVote
    Голосов 0
  • WpPart
    Частей 1
WpMetadataReadВ процессе
WpMetadataNoticeLast published срд, фев. 14, 2024
Cerita tentang dua manusia biasa yang terus bertemu tanpa sengaja. Kebetulan? Memang di dunia ini ada yang namanya kebetulan? Entahlah. Bagaimana pun Arda akan menganggapnya kebetulan saja. Arie menyangkal. Ini bukanlah kebetulan baginya, ini namanya takdir. Bagaimana bisa dikatakan kebetulan jika ketemunya setiap hari? Bahkan hingga akhirnya bertukar kontak. Masih mau anggap kebetulan? Kisah Arie dan Arda bermula di stasiun blok M menuju Senayan. Berawal dari tabrakan menjadi debaran. Akankah Arda terus menganggapnya sebagai kebetulan belaka? BluKuala 14 Februari 2024 Cover & Art Source : Canva
Все права сохранены
#44
train
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • ANNISA {ON GOING}
  • MISS SUGIONO {END}
  • Markxelio
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • Bukan salahmu
  • [END] Blind Rainbow
  • AFKAR?(antara cinta dan lara)
  • ArgAra (2): After Marriage
  • Arseta's Last Step [✔]

Annisa Maudi Ayunda. Gadis berusia 19 tahun yang mampu meluluhkan hati seorang lelaki cuek. Nih spoilernya↓ ___________________ TINN TINN TINN... "Astagfirullah. Siapa sih pagi-pagi yang udah mainin klakson-nya ey, ganggu pisan" Annisa menggerutu sebal karena ia dikejutkan oleh klakson mobil yang tepat dibelakangnya. "WOY! MINGGIR lO!" belum selesai dengan gerutuan-nya Annisa kembali dikejutkan dengan suara si pemilik mobil tersebut. "Ya Allah, kayaknya kamu suka banget ngagetin orang deh" bahkan saat berbicara dengan orang yang dibelakangnya, Annisa tidak membalikkan badannya sama sekali. "GUE BILANG MINGGIR YA MINGGIR! dasar dekil" walau nada bicara pada kalimat terakhirnya ia kecilkan, tapi tetap saja Annisa masih bisa mendengarnya. "HEH! APA KAMU BILANG TADI? DEKIL? HEY JAGA UCAPAN MU YA!" Annisa benar-benar jengkel pada orang tersebut "YA EMANG lO DEKIL, MAKANYA NGACA SONO!" pemuda yang diketahui bernama Ardhiansyah Vero Aditama atau yang sering dipanggil Ardhi ini memang terkenal dengan sikap angkuhnya karena ayahnya, Adriansyah Vernon Aditama adalah kepala yayasan di kampus-nya. "Huhhh ngadepin kamu mah gak bakal kelar urusannya" sebelum Annisa berbalik dan meninggalkan Ardhi , Ardhi sudah menghentikannya dengan berbicara. "SIAPA lO SAMPAI-SAMPAI lO BERANI SAMA GUA" dan benar saja ucapan Ardhi pun dinotice oleh Annisa. "Aku? Aku emang bukan siapa-siapa dan buat apa aku takut sama kamu. Sama-sama makan nasi ini kan? Kecuali kalo kamu makan manusia baru aku takut.." sontak ucapan Annisa mengundang tawa dari para mahasiswa yang melihat kejadian itu. Ardhi yang melihat kalau dia ditertawakan oleh semua orang langsung mengucapkan kata-kata yang membuat mereka bungkam. "DIAM KALIAN! MAU GUE KELUARIN DARI KAMPUS HAH?!!" para mahasiswa yang dari tadi mentertawakannya langsung saja membungkam mulutnya dan pergi dari sana. _______________________ Cie yang penasaran! Yuk langsung dibaca! Jangan lupa like and Comment!

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту