Samudera Untuk Kaizo

Samudera Untuk Kaizo

  • WpView
    Reads 451
  • WpVote
    Votes 234
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 8, 2026
𝐃𝐚𝐫𝐢𝐤𝐮 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤𝐦𝐮, 𝐥𝐚𝐤𝐢 𝐥𝐚𝐤𝐢 𝐬𝐞𝐤𝐚𝐥𝐢𝐠𝐮𝐬 𝐭𝐞𝐦𝐚𝐧 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐬𝐞𝐥𝐚𝐥𝐮 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐞𝐫𝐭𝐢 𝐤𝐞𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧𝐤𝐮 𝐰𝐚𝐥𝐚𝐮𝐩𝐮𝐧 𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐮 𝐭𝐚𝐤 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐢𝐤 𝐩𝐞𝐫𝐞𝐦𝐩𝐮𝐚𝐧 𝐝𝐢𝐥𝐮𝐚𝐫 𝐬𝐚𝐧𝐚. 𝐃𝐢𝐚 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡, 𝐊𝐚𝐢𝐳𝐨 𝐀𝐫𝐠𝐚𝐥𝐚 𝐒𝐚𝐦𝐮𝐝𝐞𝐫𝐚 Laki laki yang mengalami kejadian tragis saat dirinya masih belia. Diri nya berpikir, apakah ini sebuah rencana Tuhan agar ia bisa menjadi lelaki yang kuat dan hebat? 𝐀𝐥𝐦𝐞𝐢𝐳𝐚 𝐒𝐚𝐯𝐞𝐧𝐮𝐬 'Aku berjanji akan mengantarkan mu menyeberangi Samudera itu untuk bertemu kembali dengan perwira mu, Kapten" Untuk Kaizo, yang hanya ingin mendapatkan kembali Nahkoda kapalnya di Samudera Nya yang luas. "Saya akan memberikan apapun yang kamu inginkan, asalkan jangan bunuh saya," "Kembaliin orang yang gue sayang, apa lo bisa?" •• "𝐈 𝐥𝐨𝐯𝐞 𝐲𝐨𝐮, 𝐕𝐞𝐧𝐮𝐬" "𝐒𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭 𝐛𝐞𝐫𝐥𝐚𝐲𝐚𝐫, 𝐬𝐚𝐦𝐮𝐝𝐞𝐫𝐚 𝐤𝐮" - - - - Note: Cerita murni karangan sendiri. Mohon maaf apabila ada kesamaan tokoh dalam cerita lain. Pict by: Pinterest ANTI PLAGIAT! Masih tahap Revisi.
All Rights Reserved
#5
darkkomedi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound to Him
  • Hello, Mr. Mafia!
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Shadow in the Lab
  • Defiant [END]
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines