KHATULISTIWA [HIATUS]

KHATULISTIWA [HIATUS]

  • WpView
    Reads 11,096
  • WpVote
    Votes 642
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 28, 2024
Bagaimana jika Raden acuh dan berdiam diri memandangi pemuda bername tag Atharrazka Rajendra dipukuli begitu saja dihadapannya? Tentu saja itu yang ia lakukan sekarang, sambil sesekali menyesap batang nikotin yang membuat nafas Razka semakin tercekat akibat kepulan asap barang tersebut. Bohong. Raden tidak akan tinggal diam. Ia akan menghancurkan tubuh berandal yang lancang mengambil mainannya. Ingat ucapan Raden, "Jangan ada yang lewati batas wilayah gue! Termasuk Razka, dia wilayah gue." Karena bagi Raden, hanya dirinya lah yang boleh menghajar Razka. Egois? Raden memang egois, bengis, dan tanpa perasaan. Meskipun dekat, ia tak pernah mengenal ampun untuk siapapun. -- "Kalo masih ada itu dijaga, Den" "Bacot." BUKAN BXB YA ANJIR! © echawhynf
All Rights Reserved
#823
sicklit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Transmigrated as twins
  • Sajak Lara Kalandra [END]
  • 2 AYDEN ✓
  • Sayap pelindung Raka
  • Deberìa Redirme? (End)
  • KARA
  • HAZKI ; Danendra's Little Angel [✓]
  • Harsa Alchandra (TERBIT)

Rafa dan Dava adalah dua sahabat yang sama sama aktif, toxic dan bertengkar dalam hal kecil, namun selalu kembali berbaikan setelah 3 menit kemudian. Rafa, meski punya asma, aktifnya sangat luar biasa, membuat guru jadi sakit kepala, dan tak pernah kapok meski setelahnya harus mendapatkan udara lewat masker oksigen atau inhaler. Dava pun begitu. Mereka satu hati, satu jiwa, dan selalu satu pikiran. Rafa terluka, ia ikut terluka, Rafa dihukum, ikut dihukum, Rafa sakit, ia tak ikut sakit. layaknya anak kembar. Suatu hari, kebakaran besar melanda sekolah mereka. Rafa terjebak di UKS, dan Dava, yang sudah keluar duluan, kembali ke dalam untuk menyelamatkan Rafa. tapi, ya begitulah takdir. mereka mati tertimpa reruntuhan, sebelum bisa keluar. dan Rafa, sudah lebih dulu pergi di pelukan Dava karena terlalu banyak menghirup asap yang membuat Paru paru nya terbakar. ketika terbangun... "Anjir, lo siapa? " "Gue Rafa." "bohong, muka lo gak ganteng kek gini, anjay." "lah, anjir. lo siapa sok kenal gue?! " "Dava, gue. " "bohong, Dava juga gak punya muka ganteng. yeeuuu asbun, lo." "eh anjir. gue kan dah mati, sialan! gue Rafa!" "lah iya, gue juga mati pas nolongin si Rafa! " "Sialan! jadi... " KITA PINDAH BADAN, GITU?! " Cerita baru~ suasana baru~ misi baru~ hasil pemikiran sendiriii, terlalu banyak inspirasi ampe susah tidur~ *ngobatin Papi Sapier, pake cerita si kembar baru, neh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines