The Status

The Status

  • WpView
    Reads 2,958
  • WpVote
    Votes 186
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 19, 2025
"Nama saya Restu Kalandra Damian," ulang beliau. Perkenalan singkat itu begitu dinantikan oleh kaum hawa di kelas ini. "Oh, iya satu hal lagi tentang saya. Saya sudah memiliki istri dan satu orang anak. Jika kalian ingin tahu." Antusias yang awalnya sangat memuncak tiba-tiba redup dengan suara desahan kecewa dari para cewek. "Ini kenapa malah ngecengin dosen, sih?" *** Ini hanya fiktif belaka. Jangan berharap ada di dunia nyata. Slow update.
All Rights Reserved
#148
generalfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BarraKilla
  • TOUCHED (End)
  • Informed Consent
  • Dosgans
  • SkripSICK!
  • Dosen, Selalu Benar [TAMAT] BELUM REVISI
  • RAPUH!
  • MAS DOSEN ITU SUAMIKU
  • Perjodohan Tak Terduga
  • ARUNA STORY: Feel Again [Lengkap]

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines