Terima Kasih Mama

Terima Kasih Mama

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 8, 2023
Mama, betapa besarnya perjuangan dan pengorbananmu untuk keluarga kecil kita. Semua Mama lakukan demi kebahagiaan kami tanpa kenal lelah. Ma, maafkan aku. Maafkan atas segala perkataan dan perbuatanku yang membuat mama kesal dan sedih. Maafkan jika aku sering menyakiti hatimu. Terima kasih banyak atas semua yang sudah Mama berikan dalam hidupku. Mulai dari mendidikku, membesarkanku, dan merawatku hingga aku sebesar sekarang. Terima kasih karena sudah menjadi sahabat tempat aku mencurahkan seluruh perasaanku. Terima kasih untuk semua pelukan yang Mama berikan di saat aku sedih. Walaupun itu hanya sebuah pelukan namun bagiku itu merupakan hal yang sangat berarti. Terima kasih juga karena Mama selalu mendampingiku selama perjalanan hidupku. Ma, aku sangat bersyukur memiliki Mama, karena aku tahu tidak semua anak seberuntung aku. Begitu banyak anak yang ditinggalkannya oleh orang tuanya saat sakit. Namun, Mama tetap setia berada di sampingku. Terima kasih karena Mama tak pernah jenuh menemaniku dalam proses yang sangat panjang ini. Ma, aku ingin Mama tahu bahwa aku sangat mencintai Mama melebihi diriku sendiri. Cinta Mamalah yang membuatku selalu semangat. I Love You So Much,
All Rights Reserved
#14
kisahibu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Remember Me As A Time of Day✅
  • HELLO, ASHEL!
  • Aku? Kamu? kita? (freshan?)END
  • Garis Singgung
  • Thank You ( Kim Taehyung ).
  • T E R B U N U H   S E P I  || Z W E I T S O N •• U N 1 TY || E N D
  • natio avrenza family
  • zeandra dan Marsha...

Tidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat? Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu. Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi. Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama. Hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga. Dan membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia. Bahkan semua itu telah kita susun sedemikian apik dan terlaksana sesuai harapan. Namun ternyata kenyataan menamparku dengan kepergianmu. Kehidupan kita yang aku damba-dambakan sekarang hanya menjadi sebatas imajinasi. Sejak kepergianmu tak ada satu haripun yang aku lewati tanpa memikirkanmu Berulang kali ku paksa memoriku untuk memutar deretan hari yang kita lewati bersama kedua buah hati kita sebelum kepergianmu itu, berharap aku bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menghantuiku. Namun tak ada satupun dari rentetan kenangan itu yang menjawab kegelisahanku. Sampai akhirnya waktu, benar membuatku terbiasa. Mencoba menghapus semuanya meski seringkali dadaku sesak karena tangis yang tak bisa kulepas. Dan kini sudah dua tahun kisah kita berakhir tanpa kata pisah Dan takdir seolah mempermainkanku dengan mempertemukan kita kembali secara tidak sengaja Kau masih sama, tidak ada yang berubah Kau masih seperti sosok yang dulu membuatku jatuh hati Tapi yang membuatku terpukul adalah Tuhan merenggut ingatanmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines