Hari Senin di SMA Tugu Mandala berubah jadi malapetaka gara-gara Felix Najendra Ellisia. Niatnya melakukan prank dengan menaruh surat cinta alay di laci meja guru berujung apes. Bukannya tersimpan rahasia, surat itu malah jatuh ke tangan Pak Samuel dan langsung dibacakan keras-keras lewat mikrofon tepat setelah upacara selesai. "...Wahai pemilik senyum seindah fajar, fokus saya buyar saat bapak mengajar..." Suara bariton Pak Samuel menggema di seluruh sekolah, memicu tawa riuh ratusan murid. Felix pucat pasi di koridor kelas. "Mampus gue," gumamnya. "Gue bilang juga apa, Lix! Jangan ditaruh di situ!" Alletha panik, sementara anak-anak geng Starlight lainnya-Zralia, Avelyn, Ivana, Sheryna, dan Hazel-langsung ambil langkah seribu untuk kabur dan menyelamatkan diri. "Heh! Jangan tinggalin gue, lo semua!" teriak Felix lantam dan kesal. Belum sempat mengejar temannya, suara di mikrofon berganti menjadi nada sedikit pasrah dari Pak Samuel. "Baru juga kelar koreksi ujian, sekarang harus koreksi surat cinta. Pemilik tulisan ceker ayam ini, ditunggu di ruang guru sekarang." Felix menelan ludah.
More details