Upgrade Points From Attack On Titan

Upgrade Points From Attack On Titan

  • WpView
    LECTURAS 8,397
  • WpVote
    Votos 668
  • WpPart
    Partes 32
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, may 11, 2023
Lin Yan melakukan perjalanan ke dunia Attack On Titan. Awalnya, Lin Yan hanya ingin hidup damai dan stabil. Sebagai orang biasa, dia tidak bisa berharap lebih. Namun, tempat penyeberangan Lin Yan sebenarnya adalah Jalan Bawah Tanah Wangdu, tempat yang penuh dengan kegelapan, darah, dan kematian. Untungnya, sistem Lin Yan terbangun saat ini, dan dia dapat meningkatkan dan menambahkan poin ke sistem yang terus menjadi lebih kuat. . . . . . . "Pedangmu bisa memotong armorku secara langsung?" Armored Titan Reiner memandang Lin Yan, yang penuh energi dan darah, seperti binatang buas, dengan ekspresi ngeri di wajahnya. "Apakah ini benar-benar manusia?" "Apakah mungkin mencapai level ini hanya dengan mengandalkan skill murni dan kekuatan fisik?" Titan Zeke dari kera, melihat Lin Yan yang telah mengubah seluruh medan perang sendirian, tidak bisa menahan ekspresi ketakutannya sama sekali. Lin Yan: "Jadi?" Lin Yan: "Ini ...
Todos los derechos reservados
#66
worldtravel
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Wilted Flower
  • 𝐓𝐡𝐞 𝐋𝐨𝐬𝐭 𝐓𝐢𝐭𝐚𝐧 [𝐀𝐭𝐭𝐚𝐜𝐤 𝐎𝐧 𝐓𝐢𝐭𝐚𝐧 𝐗 𝐎𝐂]
  • The Light Of Two Wings (Attack On Titan X Reader)✅
  • Wuxia: Menceritakan kisah di Penginapan Tongfu, bersama pelayan wanita Qingniao
  • Be Mine. |Levi x Reader|

Ia lahir di dunia yang kejam, bukan untuk bermimpi, bukan untuk berharap, hanya untuk melindungi- meski nyawa berguguran, meski darah mengalir tanpa tujuan. Berangkat dengan tekad, pulang dengan mayat. Tangis tak terdengar, jeritan hanya angin lalu. Di tanah ini, kematian tak punya arti, hanya kenangan yang tertinggal di balik abu. Namun di balik dinding yang menjebak, ada laut yang terbentang luas, ada salju yang turun lembut, ada pasir yang membakar tapak. Janji pernah diucapkan, di tengah denting pedang dan kehancuran. "Kita akan melihatnya bersama-sama." Namun takdir tak seindah harapan, ia tak seperti kembarannya- yang mengaum di tengah perang, yang membara dalam amarah. Ia hanya bayangan, sunyi, diam, mengamati. Sampai akhirnya, dunia menamparnya, dengan kenyataan yang tak bisa dielak. Namun meskipun luka menganga, meskipun tubuh terhuyung di medan laga, ia tahu... ia tidak sendirian. "TATAKAE! TATAKAE, (M/N)!" "SHINZOU WO SASAGEYO! SHINZOU WO SASAGEYO, (M/N)!" Karena bunga yang layu, bukan berarti mati. Ia hanya menunggu, waktu untuk kembali berdiri. •Ff! •Alur : 🔃🔁 •14+ •XMale reader •(M/N)/(Male Name) • Character dalam cerita bukan milik saya kecuali (M/N) • Alur cerita akan berbeda karena ini Fanfic • TIDAK ADA UNSUR 18+ ATAUPUN BL/GL

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido