How Sweet?

How Sweet?

  • WpView
    Reads 5,897
  • WpVote
    Votes 521
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 17, 2024
Eila tidak ingin menjelaskan tentang dirinya, tapi jika diibaratkan dengan Nuka, itu bagaikan langit dan bumi. Keluarga cemara, pintar, populer ... Nuka terlalu sempurna sampai mungkin bisa seenaknya begitu. "Gue murahan." "Gue orang termiskin karena sampe sekarang nggak bisa milikin yang murah ini." "Gue cantik." "Gue ganteng banget, jadi cocok." "Gue nggak mau." "Iya, nggak maksa." Eila melirik Nuka dari sudut matanya, Nuka hanya tertawa dan mengecup rambut Eila yang membuat cewek itu memekik kesal. "NUKA!" Agustus 2024
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Treacherous
  • Look At Me [END!]
  • RAHASIA LAMPU KOTA (✔)
  • Elvina [COMPLETED]
  • "AYLA" ✅
  • BLOOMING [END]
  • Hati Yang Tak Terkawal
  • Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel]

"Tumben amat lo rajin? Gara- gara ada Elia pasti?" protes Justin tidak terima, mereka berempat kan sering dijuluki trouble maker di kelas karena tidak pernah mengerjakan tugas dan selalu buat onar. Paling Cuma numpang nama, tapi kini Justin takjub, Mario ikut kerkom? "Cot, bukan gara- gara Elia. Lo tahu kan gue sekelompok sama Zeva? Ngeri gue di kick sama dia dari kelompok, mana itu cewek kesayangan guru pula. Terus, ya, Elia juga terlibat sih, hehe" Mario menjawab sambil menggaruk kepalanya, karena merasa sangan plin plan dengan omongannya. "Sekate- kate lo, dah, Yo. Ini gue mau tanyain dari lama, sih, lo suka sama Elia? Sampai segitunya? Sampai tiket live lounge SeaShore lo kasihin ke dia padahal lo sendiri juga tahu, gue fansnya SeaShore" Justin memeluk ukulelenya kemudian menatap Mario yang langsung memicing ke arahnya. "Menurut lo aja?" sentak Mario emosi *** "Lo suka Mario, El?" tembak Amel langsung. Mulanya Elia diam tapi kemudian berani menjawab pertanyaan Amel. "Nggak tahu, juga, Mel." *** But their love's treacherous.

More details
WpActionLinkContent Guidelines