We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
INDONESIA 2075

INDONESIA 2075

  • WpView
    Reads 952
  • WpVote
    Votes 128
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 13, 2026
WpInfo
Fiction
Science Fiction
[Fiksi ilmiah - Petualangan - Aksi] Negara akan melakukan apapun demi kesejahteraan rakyatnya. Bahkan jika itu berarti bermain dengan ruang waktu. Melawan takdir pasti akan membawa petaka bagi dunia. Namun gadis itu justru mengajak petakanya menempuh perjalanan ke Bandung. Dengan Sry sebagai logika dan Pandu sebagai rasa. Tamasya keluarga mereka bertujuan untuk meluruskan takdir di dunia yang sudah hancur. Cover by @mezdehaan
All Rights Reserved
#86
indonesia
WpChevronRight
Series

Seri Indonesia 2075

  • TEMAN (One-shoot)
    1 part
  • Kancilia (One-shoot)
    1 part
  • 16 parts
  • Gugur 2075 (one-shoot)
    1 part
  • Kancilia Mencuri Busur Arjuna
    1 part
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEJAK WAKTU (On Going)
  • Menanti Mentari
  • transmigrasi flora (End/Tamat)
  • Our World
  • Chemist Accident (TAMAT)
  • LINKED; || bertautan; [REVISI]
  • Just Figuran ✔
  • Another [END]

Sri adalah seorang gadis yang penuh harapan. Harus menghadapi kenyataan pahit, ketika cinta nya kepada Darma tak direstui orangtua. Dengan hati yang hancur, Sri dibawa ke kota untuk melanjutkan hidupnya, meski tak pernah bisa melupakan Darma. Atas permintaan ibunya, di sana ia diminta menikahi Dirga. Anak tetangga nya, pemuda yang menyembunyikan banyak rahasia. Membuat hidup Sri jauh lebih sulit. Ketika semua nya terasa gelap, kehilangan demi kehilangan datang bertubi-tubi. Namun, perjalanan hidup Sri membawanya pada satu pertanyaan : apakah cinta yang hilang bisa Kembali? JEJAK WAKTU mengisahkan tentang ketabahan, pengorbanan, dan sebuah kisah cinta yang terhalang oleh waktu. Published 27 February 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines