Semesta Aurelliea Pelangi

Semesta Aurelliea Pelangi

  • WpView
    Reads 2,726
  • WpVote
    Votes 859
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 29, 2024
-Jangan pernah mengajak ku terbang, jika pada akhirnya hanya akan membuatku jatuh kedalam dasar laut hingga aku tak bisa bernafas. -Jika mencintaimu adalah sebuah kesalahan, maka aku siap untuk tak memiliki pembenaran dalam hidupku selamanya. Aurelliea Pelangi adalah seorang wanita yang tak ingin mencintai dan jatuh cinta. bagi nya, cinta hanya akan membuat seseorang terluka, dan merasa sakit setiap saat. Namun takdir seakan mempertemukannya dengan seorang lelaki bernama Sky Orion Devanno. Semesta seperti apakah yang akan ditawarkan oleh Sky Orion Devanno? Apakah Aurelliea Pelangi akan meluluhkan hatinya untuk lelaki berandalan tersebut? Jika Aurelliea Pelangi adalah senja dan matahari, bagaimana dengan Alula Adhara?
All Rights Reserved
#795
cintasegitiga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pelangi untuk Hujan(on going)
  • Level Up, Kakak Kelas!
  • Vandra & Ettan
  • ASTRA ADHARA (Selesai ✔️)
  • DEAR US (SELESAI)
  • Polaris Cinta Kehidupan (Lengkap)
  • ARSYA 2✔
  • 【𝑾𝒊𝒍𝒍 𝑩𝒆 𝑴𝒊𝒏𝒆?】

"Peluk gue Hujan!" "Jangan mati sekarang BODOH!" "Bunuh gue Bumi biar bisa bareng terus!" "Bunda,Bunda.Gelap.Karena warna Awan hilang!" "Cepat berdamai Hujannya Pelangi,biar Hujan lebih bahagia kedepannya" Lo berubah Pel"Itu suara Bulan,dia mengatakan itu dengan isakan karena tidak ada sahutan apapun dari pelangi membuat Bulan semakin terisak.Untung sesuana cafe siang ini tidak terlalu rame itu memudahkan mereka untuk saling bicara tanpa memikirkan pendapat orang lain."Lo ga seperti Pelangi yang gue kenal,lo beda dan lo bukan Pelangi sahabat gue."Untuk satu kalimat dari Bulan membuat Pelangi tersenyum,dia menatap Bintang sebentar dan mengalihkan padanganya kepada Bulan."Bukan gue yang ga lo kenal,tapi lo memang ga kenal gue dari awal"satu tarikan nafas dan kekehan membuat Bulan menatap Pelangi, sedangkan Pelangi yang ditatap hanya diam dengan muka datar."Maaf, maaf,maafin gue,gue tau gue salah tapi tolong jangan hukum gue seperti ini."Bulan makin terisak,air matanya sama sekali tidak membuat pelangi kasian,tapi entahla mungkin hanya Pelangi yang tau apa yang dia rasakan saat ini.Bintang sendiripun merasa sangat bersalah atas semua ini,dia juga mengambil peran penting dalam semua hal perubahan yang terjadi pada pelangi."Makasih,gue pergi.Jangan cari gue lagi,karena Pelangi yang kalian kenal sudah mati."

More details
WpActionLinkContent Guidelines