1543: I still Love you

1543: I still Love you

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 18, 2024
"Tempat itu, seakan saksi bisu antara aku dan kamu sebelum menjadi kita." Aria, kembali bertemu dengan seorang gadis yang di kaguminya setahun terakhir. Tidak ada yang tahu akan takdir? Mungkinkah ini awalan indah dari semua rasa kagum yang telah berubah menjadi cinta ini? Ku semoga kan, saja. Tapi nyatanya, tidak semudah yang terbayangkan dalam benak. Banyak rintangan dalam perasaan yang belum menemukan balasnya. Jadi, mari kita ikuti perjalanan keterdiaman Aria dalam perasaannya. Akan kah dia menyerah? Atau malah memilih bergerak dan maju melangkah ke depan? cover by Pinterest note: maaf jika ada kesamaan alur cerita, tapi ini murni hasil imajinasi saya. mohon maklum jika berantakan, karena masih belajar. saya harap anda dapat memberikan kritikan dan saran jika ada salah bahasa atau kata. sekian dan terimakasih.
All Rights Reserved
#2
istillloveyou
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • Cinta Itu Bernama Aleaa  [ ON GOING ]
  • The Love Triangel
  • Goodbye OR BACK
  • Cinta dan pencarian diri
  • Promise Me ( END )
  • HARBORED Feelings

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines