Neluni Primrose ( Lia Cahya - Squirrelhope)

Neluni Primrose ( Lia Cahya - Squirrelhope)

  • WpView
    Reads 112
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 10, 2023
Di mata rakyatnya Alexandreite mungkin sebuah kerajaan yang indah dan makmur. Alexandreite tidak pernah kekurangan apapun, sumber daya alam yang melimpah membuat seluruh rakyatnya tidak pernah berkekurangan. Alexandreite dipimpin oleh keluarga kerajaan yang dihormati, di sanalah tempat di mana Elle lahir. Seorang Putri Kerajaan yang dianugerahi saudara laki-laki yang begitu perhatian bernama Ken. Semuanya baik-baik saja sampai akhirnya luka lama terbuka. Sejarah terungkap dan segala rahasia kerajaan menjadi benteng tertinggi bagi Elle dalam mendapatkan kebahagiaan yaitu 'cintanya'. Louie, seorang Pangeran dari kerajaan seberang yang penuh ambisi dan Elle adalah seorang Putri yang senang dengan tantangan. Tidak bagi Ken, aturan adalah aturan. Semua itu demi Elle, adik kesayangannya yang tidak paham bahwa dirinya 'berbeda dan istimewa'.
All Rights Reserved
#824
army
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Villainess Illusion
  • Cahaya Terakhir Arvallien
  • The Salem Princess (End✔️)
  • The Trhone of The Sea
  • Who Made Me A Princess? [Revised|Republish]
  • Between Crown and Forest
  • Born From Reincarnation (On-Going)
  • Shadows Beneath the Crown

---- Alexandra Whitney Calister atau lady gila dari keluarga Calister, begitulah orang-orang mengenalnya. Alexa mungkin cantik dan kaya raya namun dalam hal kesopanan gadis itu sangatlah minus, bahkan bangsawan di sekitarnya lebih sering menyebutnya nenek sihir dibanding lady. Hampir semua orang di kerajaan Wynnzel tahu bahwa tak pernah ada hari yang dilewati Alexa tanpa menganggu sang putra mahkota. Untuk melindungi cintanya Alexa memilih menjadi buta, ia tidak takut dan tidak peduli akan apapun. Baik dan buruk tak lagi berbeda di matanya, asalkan keinginannya tercapai. Namun suatu hari Alexa melihat segalanya, ia pingsan dan bermimpi tentang takdirnya. Ternyata tidak akan ada kehidupan indah yang menunggu dirinya di masa depan, hanya ada jurang penderitaan dengan akhir mengerikan. ~~~~ "Alexandra Calister, adakah pembelaan terakhir yang ingin anda sampaikan sebelum menghadap kematian?" Hening. Alexa menjatuhkan lututnya ke lantai, mengubah posisinya dari berdiri menjadi berlutut. Dengan tatapan kecewa ia menatap lurus ke arah pangeran David yang masih duduk dikursinya dengan tenang. "Kau tahu Dave? Aku mengorbankan segalanya untukmu tetapi kau..." "...Mengorbankan aku, untuk segalanya!" Alexa memejamkan mata menahan nyeri di hatinya, "Jika ini adalah bayaran setimpal atas semua dosa-dosaku, maka tak apa...." "Kuharap kita tidak akan pernah bertemu lagi, bahkan di neraka sekalipun...." ---- 🦋 Warning ; This story is complicated!

More details
WpActionLinkContent Guidelines