We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Zero Dimension

Zero Dimension

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 17, 2023
WpInfo
Fiction
Fantasy
Dunia ini berputar begitu cepat. Bulan dan bintang yang tak hentinya selalu muncul setiap malam. Tapi bagaimana jika penghuni bumi membuat bulan buatan, bintang buatan, dan matahari buatan?!. Bahkan keturunan pun menjadi ajang pemicu keserakahan. "Mereka begitu serakah!" Ucap sang gadis tersenyum kecut. "Kau pikir kau tidak serakah? Hah?!" Hardik pemuda berjas putih melirik gadis disebelahnya. ______________ Tahun berapa ini? Ini hari apa? Ini jam berapa? Apakah aku sudah mati? Apakah aku masih hidup? Pertanyaan itu selalu memakan pikiran baik ku. Trak! Seluruh lampu menyala di ruangan serba putih. Wajah yang pucat, tubuh terlihat seperti "Anak yang kekurangan gizi" ya! kering kerontang tak berdaya dan tak bertenaga, hanya mata sayu yang masih memiliki kekuatan untuk berkedip melihat lurus pandangan ke arah langit langit ruangan. Ia hanya bisa membaringkan badannya, mengangkat tanganpun ia tak kuasa. "Lebih baik aku mati saja ayah!" Kata kata itu terbesit dalam benaknya. Dan hanya berserah diri tak ada yang perlu untuk berjuang hidup kembali. ______________ Bisakah aku hidup dengan tenang tanpa sedikitpun penyesalan, membuat semua orang bahagia tanpa harus memenuhi apa yang mereka inginkan?!. Aku bertanya tapi tak ada yang bisa menjawabnya. Aku hanya seorang gadis yang dituding mengacaukan aturan keturunan Viaggiatore nel tempo, membuat hidup tak berarti. ______________
All Rights Reserved
#3
faren
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja Termendung
  • NOESIS [END]
  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • My Bromance [18+] End
  • Matahari
  • TIME will TELL {On Going}
  • Little Sister [Boboiboy Elemental]
  • Empty | 00L NCT Dream

Di bawah lapisan hangat seragam putih biru kusut, Senja Gitarja, sang pahlawan bagi dirinya sendiri kini hadir di dalam gelap dinaungi serigala bertubuh tinggi besar, berseibo hitam berlapis topeng. Benar, serigala-serigala itu bagai manusia yang ia jumpai semasa masih duduk di bangku sekolah menengah pertama, di pagi hingga siang hari yang terhitung panjang. Dalam tundukan kepala yang penuh gelap dan rasa ketidakdilan. Pantaskah mereka yang buruk didekap kehangatan bagai tak punya rasa bersalah sama sekali? Pantaskah kesalahan seluas samudra menciut hingga tak terlihat bagai sebutir debu? Pantaskah kebaikan tertutup salju tebal lalu hilang entah kemana sebab buah hasut-menghasut para bedebah? Pantaskah kami, para manusia-manusia yang hanya punya pendirian diri tak disanjung sama sekali oleh dunia? Lalu pantaskah mereka yang tangannya kotor bak membunuh temannya sendiri di hutan belantara yang gelap dan sedikit udara, bermain dengan kehangatan yang kami impi-impikan? Berapa banyak manusia yang akan kau samakan nasibnya sama seperti kita-kita ini, bedebah? 2 bulan menuju kelulusan ialah bulan-bulan kami para 'yang disingkirkan' untuk menikmati api panas yang dicipta oleh mereka. Tolong, bertahan sebentar untuk ini, 6 kawanku. Kelak di hari kelulusan tiba kita berlomba-lomba jadi juara berpredikat orang paling bahagia di dunia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines