Felix Byanthara Frandsco punya segalanya wajah tampan, karier gemilang, hidup yang tampak sempurna. Namun dibalik semua itu Ia menyimpan luka dalam, rumah tangga yang hancur oleh pengkhianatan orang yang paling ia percaya. Satu satunya alasan ia bertahan hanyalah Athalariq Gavriel Frandsco, putra semata wayangnya yang menjadi cahaya dalam gelapnya hidup.
Felix bersumpah tak lagi percaya pada cinta. Hingga takdir mempertemukannya dengan Clairine Xylverra Geovanya, seorang guru sederhana di TK di Felora International yang penuh hangat cahaya. Kehadirannya bukan hanya merebut hati Atha, tetapi juga perlahan meluluhkan tembok dingin di hati Felix.
Namun, mampukah cinta baru tumbuh di atas luka lama?
Mampukah Atha menjadi jembatan yang mempertemukan dua hati yang sama-sama mencari arti "rumah"?
Atau justru takdir kembali menguji, dan cinta itu tak pernah menemukan jalannya?
🌙✨
Sebuah kisah tentang kehilangan, pengkhianatan, dan kesempatan kedua.
Tentang seorang pria yang belajar mencintai lagi, bukan untuk menggantikan, melainkan untuk menemukan kembali arti "keluarga".
Karena kalah taruhan dengan teman kantornya, Belinda jadi harus mengajak Indra menjadi pasangan ke sebuah pesta pernikahan. Pertemuan menumbuhkan cinta di antara mereka, tetapi semuanya tak semudah itu ketika status Indra yang seorang duda anak satu menjadi rintangan kisah mereka.
***
Belinda dan beberapa orang rekan kerjanya membuat taruhan konyol. Karena kalah taruhan, Belinda harus mengajak Indra ke acara pernikahan Windi. Awalnya Belinda mengira Indra tidak akan menanggapi chat darinya, ternyata dia salah. Indra menerima ajakan Belinda untuk pergi Bersama ke acara pernikahan Windi.
Hubungan Belinda dan Indra berlanjut menjadi lebih akrab. Wajah tampan Indra menjadi pria paling diincar sebagai calon suami di dalam Mahesa Group. Walaupun jabatan Indra bukanlah CEO, dia merupakan asisten dan juga tangan kanan serta orang kepercayaan CEO Mahesa Group.
Keduanya menjadi sering berkomunikasi melalui chat. Intensitas pertemuan keduanya yang tidak sengaja juga lebih banyak, seperti menandakan bahwa keduanya memiliki sesuatu yang berbeda. Meski begitu, ada satu hal yang Belinda dan karyawan Mahesa Group lainnya tidak tahu, bahwa sebenarnya Indra menyandang status seorang duda dengan satu anak.