Wati

Wati

  • WpView
    Leituras 392
  • WpVote
    Votos 45
  • WpPart
    Capítulos 32
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, fev 18, 2025
Kisah seorang wanita yang berjuang mewujudkan cita citanya sebagai seorang pemain sepak bola profesional, kelas dunia. Dia memiliki mimpi yang besar untuk menjadi pemain sepakbola wanita keluarganya terus mendukung keinginan anaknya itu, terlebih lagi ayahnya adalah pemain sepak bola amatir yang ada di desanya, dan ayahnya terus mengajarinya cara bermain bola Namun ketika dia berusia 16 tahun, orang tuanya pergi meninggalkannya untuk selama selamanya karena ayahnya kecelakaan saat sedang bekerja,sementara ibunya meninggal karena sakit hingga membuatnya tidak memiliki semangat lagi untuk menjadi pemain sepakbola,tapi demikian kedua sahabatnya selalu mendukungnya untuk tetap mengejar cita citanya itu. Akankah dia mampu menjadi pesepakbola internasional? ! :Nama pemain hanya karangan. Update setiap hari insyaallah Update tidak menentu, tapi di usahakan sekali dalam seminggu
Todos os Direitos Reservados
#68
sepakbola
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • through the storm in netherland  |MEES HILGERS|
  • Liefde In Twee Werelden-Jay Idzes
  • Football: Master of Last Minute : " After Winter"
  • Football And Love
  • secret life 📍 Marselino Ferdinan
  • -NATHANTJEO- Desire you in Summertime
  • CINTA PRABOL (Pramuka Dan Sepak Bola) -M. LUTHFI KAMAL B-
  • Demam bola Plus cinta{karya Pertama}
  • My System Allows Me To Copy Talent
  • My Brother Older Marselino Ferdinan (Timnas Indonesia) - [Slow Update]

Meysica ke Belanda untuk mencari ayahnya, bukan untuk bertemu dengan pria yang sudah memiliki seseorang di sisinya. Tapi hidup tidak pernah sesederhana itu, bukan? Meysica hanya ingin satu hal: menemukan ayahnya yang pergi meninggalkannya sejak kecil. Dengan beasiswa di tangannya, dia nekat terbang ke Belanda, berharap ada jawaban di sana. Tapi harapannya hancur saat sang ayah menolaknya mentah-mentah. Di tengah keterpurukan, dia bertemu Mees-seorang atlet sepak bola yang dingin, namun tanpa sadar menjadi satu-satunya tempatnya berlindung. Masalahnya? Mees punya pacar yang lebih beracun dari luka masa lalunya. Dan semakin lama, pria itu mulai mempertanyakan perasaannya sendiri. "Lo bisa tinggal di sini, sementara" kata Mees akhirnya. Meysica hampir tersedak air minumnya. "Apa?" "Sementara," tegas Mees. "Sampai lo dapet tempat." "Aku nggak bisa bayar," ucapnya jujur. Mees menyandarkan kepalanya ke sofa, menatap langit-langit dengan ekspresi netral. "Gue nggak minta apa-apa."

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo