The Secret Soul

The Secret Soul

  • WpView
    Reads 252
  • WpVote
    Votes 71
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 31, 2023
Sofia Arabella seoarang Ratu yang tegas dan penuh tanggung jawab dia juga adalah seorang gadis mafia yang dijuluki gadis berdarah dingin siapapun takut mendengar namanya.Sofia Arabella menyamar sebagai siswa disalah satu universitas ternama dan bekerja paruh waktu di sebuah perusahaan demi menangkap pelaku atas pembunuhan Luna Arabella yang secara misterius. 3 bulan sebelum kejadian... Vino Alyansyah dan adik nya Ryan Alyansyah tengah saling mengejar dengan memakai mobil dan motor secara tiba tiba seorang gadis menyebrang dan membuat mereka berdua mengalami kecelakaan,demi menghindari gadis itu yang tidak lain adalah Luna Arabella. Namun sesaat kejadian itu luna tanpa sengaja membuka penutup matanya dan menghampiri vino dan ryan seketika muncul sebuah cahaya biru yang memancar menuju kearah mereka dan membuat mereka pingsan. Cahaya biru apakah itu?jika ingin tau jangan skip ceritanya ya guys.
All Rights Reserved
#660
anaksekolahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Althalan Vs Amore
  • LAYLA
  • I'm Figuran? [SLOW UPDATE]
  • ALIN TRANSMIGRATION {End}
  • Damn Kidnapped! [END]
  • Trasmigrasi Queenzee
  • Queen Mafia & Demon
  • QUEEN ALEXIA (END)

Jangan lupa follow Ig: ZinniaPeruviana Di hadapan Althalan, seorang wanita berlutut, menggenggam tangannya yang dingin. Amore. Wajahnya pucat, air matanya bercampur dengan rintik hujan yang membasahi pipinya. Perutnya yang membesar menandakan kehidupan yang sedang ia lindungi-anak kembar yang masih belum lahir, darah daging Althalan. "Kamu nggak boleh mati, Alva...!" "Kamu janji bakal ngebesarin mereka bareng aku, kan?! Kamu nggak boleh pergi sekarang!" Althalan terkekeh lemah. Darah mengalir dari sudut bibirnya, tapi sorot matanya masih samapenuh dominasi, penuh kepastian. Tubuhnya gemetar, tapi bukan karena ketakutan. "Dengerin aku, Lova..." "Anak kita... mereka akan lahir membawa darah aku... Mereka bakal lebih kuat, lebih kejam... dunia ini nggak bakal bisa ngelawan mereka." Amore menggeleng, air matanya jatuh lebih deras. "Jangan ngomong gitu, dasar brengsek! Mereka butuh kamu! Aku butuh kamu!" "Amore" Suaranya kini terdengar lebih dalam, hampir seperti bisikan maut. "Jangan takut. Aku udah senang karena mereka sebentar lagi akan lahir, mereka warisan yang jauh lebih besar dari apapun, mereka nggak akan tumbuh sebagai manusia biasa." "Kita akan terus bersama, aku akan selalu berada di sampingmu sayang, jangan menangis seperti itu, lihat mereka tidak senang melihat mommynya menangis! Mereka adalah dua pilar kehidupan, Walaupun aku sudah tidak ada didunia ini aku berjanji, akan terus melihatmu bahagia bersama kedua anak kita sayang!" Hujan terus turun, membasahi wajahnya yang semakin pucat. Aura iblisnya berputar semakin liar, sebelum akhirnya menghilang bersama helaan napas terakhirnya. Althalan, akhirnya berhenti bernapas. Namun, di balik keheningan yang menyakitkan, dia bisa merasakan sesuatu yang lain dua kehidupan kecil yang sedang berkembang di dalam dirinya. Anak-anak mereka. Dengan mata yang masih dipenuhi air mata, Amore menunduk, bibirnya bergetar. "Mereka akan lebih kuat dariku..."

More details
WpActionLinkContent Guidelines