Arus Putar Balik AbriSamsul

Arus Putar Balik AbriSamsul

  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadComplete Mon, Oct 30, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
"Hilang?!" sontak Abrisam ketika meraba sesuatu. Sementara orang dihadapannya menampilkan raut wajah bingung. Dengan cepat ia berlari ke kamar mandi yang tidak jauh dari tempat tidurnya setelah meraba leher. "Masa iya jakun gue pindah kedengkul!" panik Abrisam. Tepat di hadapan cermin Abrisam kembali membeku. Memandangi wajahnya dari atas hingga bawah dengan mulut yang terbuka lebar. Medium haircut, tubuh pendek, mata yang bulat, kulit mulus dan wajah yang segar. Beberapa kali ia menggeplak wajahnya. Mengapa ia bisa kembali ke masa lalu? Apa yang harus Abrisam selesaikan di masa lalu ini?
All Rights Reserved
#7
tema
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diagnosis: Harapan [MS 1]
  • AT NINETEEN. (#01.Kisah Cinta di Kampus Biru)
  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • PRIORITAS {COMPLETED}
  • Satu Atap, Satu Hati
  • JAM 3 SORE
  • The Ducibella 【End】
  • ARLEA || Arlo • Hillea - END
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)

FOLLOW DULU SEBELUM BACA!!! Judul: "Diagnosis: Harapan" Sinopsis: Abrisam Hanaan Shakiel, seorang residen bedah saraf, terbangun dari koma setelah kecelakaan yang mengubah hidupnya. Dalam ketidaksadarannya, ia bermimpi tentang pernikahan yang indah bersama Aiza Maisara Daneen, perempuan yang telah lama ia cintai. Namun, kenyataan yang ia hadapi jauh dari bayangan indah tersebut. Ketika hubungan mereka mulai kembali terjalin, rahasia dari masa lalu dan perasaan yang terpendam perlahan terungkap. Di tengah perjuangan Hanaan untuk memulihkan diri, ia dan Aiza dihadapkan pada pilihan-pilihan sulit yang akan menentukan arah hidup mereka. Apakah cinta mampu melampaui kesalahpahaman, ego, dan luka lama? Ataukah semuanya hanya akan menjadi bagian dari kenangan yang tak pernah tersampaikan? Karena harapan selalu hadir, bahkan di tengah kerapuhan. cover: pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines