Until fate becomes different (Reader-)

Until fate becomes different (Reader-)

  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 23, 2025
Selesai kan masalah, lalu kembali.. -Jika bukan karena beruntung lantas siapa yg berdiri di sini? -Siapa juga yang akan memperbaiki dunia ini? Apakah saya dewa? tidak lagi. saya hanya ingin hidup tenang -Jika siapa yg memelas ampun pada sang pencipta, anda tidak akan hidup Saya tidak pernah meminta apapun pada mu ||||| Takdir ini sulit. sang pencipta sudah menentukan takdir kita. Namun langkah yang diri kita ambil, akan menemukan jalan yang berbeda menuju takdir kita.. Kita tercipta karena ketulusan sang pencipta, Namun sang pencipta ingin kita berpisah namun ingin kita bersama.. Jika kita perpindah dunia maka apa semua akan baik baik saja? Dunia mengizinkan dewa lain mencampuri takdir kita.. Namun dewa tsb hanya ingin menghidupkan seseorang yang berati.. Lantas kita ini apa? first book Genmui ship! Jarang ada scene mereka mungkin? Lebihke mc nya tapi romance ada Karakter ada yang terpikirkan murni dari pikiran saiya dan ada yg bukan milik saya. Mc bisa menjadi oc atau Karakter lain. berubah² Cerita gk terpaku dengan ship utama. terkadang menyimpang. Tapi ini lebih ke Mc, maaf Nara bukan tipe Orang yang terlalu suka sama Romantis (nyatanya book sebelah belum kh tamatin) Referensi: Genshin impat, Till tell of the moon. dll
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  "The Protector's Legacy: Love, Chaos, and the Choi Heirs
  • Ferrell Harland Natio
  • Force to Marry the Devil
  • Stay with you? Really?
  • Transmigrasi: Dion or Daniel
  • Changed || Caine Chana || FANFIC || S2 ON GOING
  • Terasingkan (On Going)
  • The Baby Of Valderic
  • Heir of 24 Hours
  • Just A Name

Jennie mendengus, lalu masuk ke dalam mobil. Saat Lisa hendak duduk di kursi depan samping supir, Jennie tiba-tiba bersuara. "Siapa bilang kau duduk di depan? Kau duduk di belakang, di sampingku. Aku ingin melihat seberapa hebat 'pahlawan' pilihan Appa ini saat aku sedang merasa bosan," perintah Jennie dengan nada meremehkan. Lisa terdiam sejenak, lalu mengangguk. "Baik, Nona."

More details
WpActionLinkContent Guidelines