KARAM DALAM PELUKAN

KARAM DALAM PELUKAN

  • WpView
    OKUNANLAR 290
  • WpVote
    Oylar 18
  • WpPart
    Bölümler 6
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Çar, Haz 7, 2023
Seorang Wanita berusia 27 tahun bernama Gista terjebak dalam pernikahan yang sangat tidak membahagiakan bersama Ben. Pernikahan itu terasa seperti kutukan baginya karena sangat bertentangan dengan harapannya. Gista kehilangan gairah hidup, merasa tidak diinginkan dan tidak dicintai, serta kehilangan kebebasannya, sehingga menimbulkan banyak gejala depresi pada diri Gista. Kondisi itu membuatnya memutuskan untuk mencari Rama, guru, sahabat sekaligus penasihat keluarganya selama dua dekade. Rama dipercaya oleh keluarga Gista karena selalu dapat memberikan jalan keluar yang objektif, bijaksana, dan genius. Setelah bertemu dengan Rama, Gista menggali lagi semangat dan inspirasinya yang telah lama ia kubur hidup-hidup. Gista kembali berkarya, mencoba peruntungannya dalam menulis novel. Dibawah bimbingan Rama, tentunya. Dalam proses dan penghayatannya menulis, Gista semakin terhanyut, bahkan tenggelam dalam ceritanya sendiri. Kata demi kata, kalimat demi kalimat, paragraf demi paragraf dari tulisannya, seolah semakin menyuguhkan kenyataan yang selama puluhan tahun Ia tampik setengah mati. Bab demi bab dari buku yang Gista tulis dibawah supervisi Rama, menyadarkan mereka berdua bahwasannya kedua tokoh dalam buku adalah tentang mereka. Sampai akhirnya keduanya mengakui bahwa mereka memang saling mencintai. Cinta itu tidak pernah berkurang, apalagi berubah. Tapi, dewi cinta tidak berpihak lagi kepada mereka. Kali ini, bukan hanya Rama yang sudah memiliki istri dan anak. Gista pun sudah berubah menjadi istri dan mama muda beranak satu. Keadaan semakin rumit untuk memilih bertahan pada keluarga masing-masing, atau bersatu dalam cinta namun menjadi egois dan menyakiti pasangan dan keluarga mereka.
Tüm hakları saklıdır
#25
diva
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)
  • Untuk, Arunika ✔ [PROSES TERBIT]
  • Samantha
  • BARAT ABHISEVA
  • Simfoni Dusta
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • My Home ✔ (KARYAKARSA)
  • Serpihan Cinta Dalam Harapan
  • 𝔼𝕊𝕋𝔸𝔽𝔼𝕋 𝕋☠️𝕏𝕀ℂ [ Re-up. New version ]

(SELESAI REVISI, SEDIKIT BERUBAH CERITA ALURNYA. CERITA SUDAH SELESAI DAN LENGKAP. HANYA DI POST DI WATTPAD) ❗❗❗ Cerita ini membuat diabetes. Dan ini cerita ringan. Author membuatnya karena ingin cerita yang manis ❗❗❗ --- "Kalau begitu, Anda bisa bantu saya," kata Arjuna, suaranya tenang namun penuh tekanan. "Apa?" tanya Yena pelan. "Anda... jadi istri saya." "Hah?" Yena nyaris berbisik. Jantungnya berdetak cepat, kepalanya terasa pening. Apa dia tidak salah dengar? Seorang Arjuna, duda beranak satu, adik angkat dari sahabat ayahnya-Reyvan dan Rezka-serta om angkat dari pacarnya sendiri, Alvano, meminta dirinya menikah? Gila. Pria ini sudah gila. Yena ingin tertawa, tapi tenggorokannya kering. Anak Arjuna bahkan hampir sebaya dengannya. Dan yang lebih parah, dia sudah punya pacar-Alvano. Dia mengumpat dalam hati. Seandainya saja hari itu dia tidak membuka pintu ruang dosen secara sembrono dan melihat dosennya itu dalam kondisi-sial-telanjang bulat, mungkin dia tidak akan berada dalam situasi ini. Terjebak. Arjuna semakin mendekat, mengikis jarak di antara mereka. "Bagaimana, Bu Yena?" suara Arjuna terdengar tenang, tapi ada sesuatu yang mengintimidasi di baliknya. "Apakah Anda bersedia membantu saya? Atau..." Dia menggantungkan kalimatnya, matanya menatap tajam. "Saya tidak akan membiarkan Anda keluar." Yena menggigit bibir. "Itu kan salah Anda sendiri," ucapnya, suaranya sedikit parau. "Anda yang tidak mengunci pintu kalau Anda mau... seperti itu." Wajah Arjuna tetap datar, tapi ada sesuatu di dalam matanya yang sulit Yena pahami. Pria itu semakin mendekat. Jarak mereka nyaris tidak ada. Tangan Arjuna terangkat, jari-jarinya yang besar meraih dagu Yena dengan lembut namun kuat, memaksanya menatap pria itu. "Kalau Anda tidak mau," bisik Arjuna, "mulai saat ini hidup Anda akan berbeda, Bu Yena." Yena menelan ludah. "Apa maksud Pak Juna?" tanyanya, suaranya sedikit bergetar. Arjuna tersenyum. Senyum yang membuat Yena... menahan napa

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi