Efemeral  |  Na Jaemin AU

Efemeral | Na Jaemin AU

  • WpView
    LECTURES 10
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., mai 13, 2023
WpInfo
Fanfiction
NCT
Mereka berdua hanyalah sebuah fatamorgana semata, yang berharap bahwa mereka akan bisa terus berlari menggapai cakrawala. Seperti bumantara yang bercengkrama dengan bagaskara, nyatanya mereka berdua hanyalah kelengkaraan yang tak pernah ada. Sang wanita yang berbeda dari pasangannya, bak candramawa nan baswara. Dua insan yang bercerita hingga indurasmi menyinari mereka. Menghabiskannya waktu bersama, sehingga lupa jika mereka hanya sebatas LENGKARA. Dan inilah, EMEFERAL. By : Sansieverra.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Best Friend (NAVISA)
  • Young Papa
  • Cinta Tak Terduga
  • Dear Rayna (Revisi)
  • Dikenal Ditinggal
  • Datang & Pergi
  • Triangle 2
  • Gotta Be You
  • HULU DAN HILIR
  • Enigmasif [END]

Cerita ini terinspirasi dari kisah roleplayer. ------------------------------ "Semua yang kalian rasain dan terjadi sama kalian tuh ceritain sama gua, gua juga selalu begitu ke kalian, bukan berdasarkan simbol mutualisme tapi lebih ke beguna sebagai seorang sahabat, pasang surutnya hidup, abu-abunya perasaan udah gue jalanin, gue cuma gamau kalian ngerasain itu karena ga terbuka sama gue, inget, jangan bikin orang lain nyesel cuma karena pemikiran bodoh lo bedua." - Nayra Amora "Gue yang paling kenal kalian berdua kaya gimana, ibarat gua netral dan kalian sama-sama api yang kapan aja bisa bikin musibah, di balik sikap bentrok itu gua yang bodo amat juga pantas mertahanin apa yang menurut gua pantas di pertahanin." - Vilea Safira "Gak semua harus gua ceritain ke kalian kan? Meskipun kalian sahabat dekat gua, karena sekarang gua mikir lebih baik apa-apa di telen sendiri dari pada di ceritain, karena orang yang denger belum tentu paham apa yang kita rasain." - Sakina Amanda

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu