Jalan Takdir-Nya

Jalan Takdir-Nya

  • WpView
    Leituras 9,721
  • WpVote
    Votos 699
  • WpPart
    Capítulos 61
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, fev 3, 2025
WpInfo
Ficção
Temas Sociais
Setiap temu dan kehilangan merupakan sebuah takdir. Mereka yang ada bersama-mu hari ini, mungkin tidak akan terus menetap sampai akhir. Dan mereka yang belum pernah terlintas kehadirannya, mungkin akan menjadi orang yang temani pijakamu dihari esok. Keinginan untuk bisa membahagiakan keluarga dan orang orang yang ia sayangi. Alfiya Aulia Humaira Nama gadis yang mempunyai cita-cita seperti sayyidah Fatimah Az-Zahra itu. Yakin padanya adalah hal yang utama, semengerikan apapun jalan yang di lalui takdirnya pasti selalu indah ~Alfiya Aulia Humaira Cara terbaik mencintai seseorang adalah dengan selalu mendoakannya. ~Muhammad Alfarizki Abkhari Ikhlas adalah cara terbaik mencintai seseorang ~Azka Zaid Zaiddan Terus berjalan sesuai takdir yang telah dikehendaki oleh sang maha pencipta, manis pahit kehidupan telah ia lewati, sampai pada titik dimana ia merasa lelah, tapi perjalanan lain selalu membawanya kepada takdir yang berbeda. #1: Masa SMK #1: Muslimah #1: Fiksi Remaja #1: Religi #2: cinta dalam diam #1: Hijrah #2: coolboy ________________________ #Cerita ini murni dari imajinasi penulis, jika ada kesamaan dalam latar, alur dan tokoh nya. Itu murni ketidaksengajaan dari penulisnya.
Todos os Direitos Reservados
#359
masasmk
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Screat Captain-completed
  • Ternyata Takdirku adalah Kamu
  • Arta & Azkia
  • Takdir Dua Insan
  • Tahajjud Cinta [END]
  • PERGI
  • Perihal Mengikhlaskanmu [TAMAT]
  • Cinta Dalam Iman
  • The Girl Who Made Me Sujud

"kamu tau kak, Allah seakan lebih dekat saat aku bersamamu." Pernikahan itu seharusnya menjadi awal yang indah. Tapi bagi mereka, malam pertama bukanlah tentang cinta, melainkan tentang bisikan yang datang dari balik cermin dan jejak darah yang tak pernah kering di ujung lorong. Setiap senyum adalah topeng. Setiap pelukan menyimpan rahasia. Ia mencintai dengan utuh, tapi ternyata cinta tak pernah cukup melindungi dari kutukan yang diwariskan sejak generasi terdahulu. Saat satu per satu amplop terbuka, bukan hanya uang yang mereka temukan-tapi juga peringatan, dendam lama, dan janji yang tak pernah terpenuhi. Sesuatu mengintai. Bukan manusia. Bukan pula setan. Tapi sesuatu di antaranya. Ketika cinta diuji oleh sesuatu yang tak kasat mata, apakah ikatan suci tetap bisa menyelamatkan... atau justru menjadi tali yang menjerat mereka ke dalam kegelapan abadi?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo