Itachi x Hinata

Itachi x Hinata

  • WpView
    Reads 3,234
  • WpVote
    Votes 174
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureComplete Sun, May 14, 2023
"Saat ini aku sudah cukup berumur, aku belum memikirkannya. Kalaupun aku menikah aku ragu apakah aku bisa mencintai pasanganku atau tidak. Jadi Konan, kau tak perlu khawatir." Itachi tersenyum. "Baiklah Itachi-san.. aku percaya padamu. Maaf aku memanggilmu nii-san lagi waktu itu." Konan memalingkan wajahnya. "Tidak apa, kau masih menjadi adik ku." Sekali lagi Itachi tersenyum meski tak banyak yang bisa dilakukannya. Itachi mulai melihat jam tangannya, dan ingat bahwa sudah lama dia tidak pulang ke apartemen. Dia berniat akan ke supermarket sebentar membeli daging dan sayur untuk Hinata. Itachi awalnya ragu, dia sempat berpikir gadis itu pasti sudah kabur dari apartemennya sekarang. . . . Sepulang dari supermarket, Itachi berhenti sebentar di kedai kopi. Kepalanya terasa berat dan sedikit mengantuk, dia baru ingat bahwa akhir-akhir ini dia kurang tidur.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rainy Night Affair
  • My Secret Man ✓ END [Kakasaku X Sasusaku]
  • Arigatou
  • Destiny
  • Long live in Another Life
  • I Want Uncle 《R》 ✔
  • The Girl Who Skipped Through Time
  • You're not Alone
  • Still, Her [END] [Sasori X Sakura Fanfiction]

"Kau basah kuyup." suara Sasuke mengalun tenang, tapi ada sesuatu di matanya yang sulit diartikan. "Aku akan mengambilkan handuk." Saat Sasuke kembali, Hinata sudah melepaskan jubahnya, menyisakan pakaian dalam yang basah dan menempel di kulitnya. Ia tak menyadari bagaimana mata Sasuke berkilat tajam saat melihatnya seperti itu. "Terima kasih." Hinata berbisik lirih, menerima handuk dengan tangan gemetar. Sasuke diam beberapa detik sebelum akhirnya mendekat. "Kau kedinginan." Jarak di antara mereka mengecil, hawa panas dari tubuh Sasuke terasa begitu kontras dengan dinginnya hujan yang beberapa saat lalu membasahi Hinata. Tangan besar itu menyentuh pipi pualam wanita di hadapannya, menghapus tetesan air yang jatuh di sana. Hinata menahan napas. Sasuke menghirup aroma lavender yang samar tercium, mengabaikan jantungnya yang berdegup cepat. Dia berbisik lirih dengan suara parau. "Aku bisa menghangatkanmu." Dan Hinata tidak menolaknya. -:- [SasuHina Fanfiction] MichioKei

More details
WpActionLinkContent Guidelines