Terik : pulang

Terik : pulang

  • WpView
    Membaca 232
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 43
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jul 21, 2026
Lintang Tungga Dewi, gadis berusia 19th yang sedang tumbuh beranjak dewasa baru saja menemui problematika dihidupnya , kehilangan orang terdekatnya membuat pondasi yang dibangunnya juga runtuh seketika. Rumah yang awalnya hidup tiba-tiba menjadi senyap, pengap dan sesak. Ia merasa hanya butuh bernafas. Dan didunia luar yang bebas dan baru dikenalnya ia merasa bisa sedikit beristirahat. Istirahat dari kehidupan yang melelahkan, istirahat dari tuntutan yang menyesakkan. Namun lagi-lagi disaat ia mencoba menikmati hidupnya, ia dipertemukan dengan teman, juga orang yang memiliki sudut pandang yang berbeda, dan disini lah segala problematika itu mampu dilihat dari cara pandang yang lain. Dititik itu pula lintang sedikit terusik dengan kehidupan keluarga yang lama ia tinggalkan, namun sayangnya ia masih enggan pulang tanpa kepastian. Tanpa alasan yang tepat untuk pulang!? Akankah pencarian itu berakhir dengan jawaban yang tepat dan mampu membawa kaki lintang kembali pada tempat yang disebut rumah!?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Tubuh Ini Milikku Lagi
  • Linting Geminting21+
  • Lila: Ruang Tanpa Jendela
  • S2 Pundung Family [[HIATUS]]
  • Badai, Kapan Berlalu?
  • The Sexy Lecturer Is Mine
  • Serpihan Hati
  • Sorry i'm late (COMPLETED)

⚠️ Peringatan: Cerita ini mengandung banyak adegan dewasa dan seksual eksplisit yang tidak cocok untuk pembaca di bawah usia 17 tahun. Harap bijak dalam membaca. Dewi adalah seorang dosen muda yang terjebak dalam pernikahan tanpa cinta dan tubuh yang tak lagi terasa miliknya. Kesepian membuatnya rentan. Perhatian lembut dari Ezra-mahasiswa S2 yang jauh lebih muda-membuka pintu pada gejolak yang selama ini ia pendam. Tapi ketika keintiman berubah jadi kendali, dan rasa jadi jerat, Dewi dihadapkan pada pilihan paling sulit dalam hidupnya: tunduk pada obsesi, atau bangkit dan merebut kembali hak atas tubuh, jiwa, dan harga dirinya. Dalam kisah yang membara antara hasrat dan luka, cinta dan kuasa, Dewi menapaki kembali hakikat dirinya-sebagai perempuan, sebagai manusia, dan sebagai pemilik tubuh yang pernah hilang. "Tubuh Ini Milikku Lagi" adalah kisah sensual, getir, dan penuh harapan tentang menemukan kembali kepemilikan atas diri, setelah badai yang merenggut segalanya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan