Hanya sedikit kisah hidup seorang gadis, yang katanya yatim piatu.
Kisah seorang gadis yang katanya sangat menyukai bunga Daisy.
Kisah gadis yang katanya tidak ingat siapa orangtuanya, siapa neneknya, bahkan kerabatnya.
Kisah gadis yang katanya suka merebut perhatian kekasih teman-temannya.
Tapi... ada satu kisah yang tak pernah diungkapkan.
"Aluna Chastine Azalea, satu-satunya anak perempuan dari sepasang suami istri yang telah dinyatakan tiada 14 tahun yang lalu. Benar?"
Kata-kata itu membekukan tubuh Luna. Matanya melebar, mulutnya mengering. Ia mundur perlahan, setiap langkahnya terasa lebih berat, seakan seluruh dunia di sekitarnya berputar terbalik. Bagaimana bisa? Orangtuanya dinyatakan meninggal dunia empat tahun yang lalu. Tapi, kenapa sekarang ada yang mengatakan mereka sudah tiada sejak 14 tahun yang lalu?
"Oh, satu lagi." Suara itu mengalir seperti air dingin yang menusuk tulang. "Ingatlah, Luna, kejadian dua tahun lalu."
Kepala Luna berputar. Apa maksudnya?
"Tepat saat kau kelas 3 SMP. Pria yang kau anggap paling perhatian padamu, dialah yang menyebabkan kematian orangtuamu!"
Luna terdiam, seakan seluruh dunia berhenti berputar. Iel?
Nama itu terucap seperti petir yang menyambar ke dalam dadanya. Iel, pria yang selalu ada di sisinya, yang selalu tampak peduli, yang selalu memujanya. Iel yang selama ini dia anggap pelindungnya, ternyata... ternyata adalah orang yang menyebabkan kepergian orangtuanya?
Hatinya berdegup kencang. Semua ingatan tentang Iel, tentang masa lalu yang ia kira aman, kini berbalik menjadi bayangan gelap yang menakutkan. Kenapa dia tidak tahu? Kenapa ingatan itu hilang dari pikirannya?
Luna menggigit bibirnya, berusaha menahan gelombang emosi yang datang begitu tiba-tiba. Ada rasa marah, bingung, bahkan takut yang bercampur menjadi satu.
"Iel...?" bisiknya, namun suaranya seperti tenggelam dalam ruang kosong.
***
Start: 3 Oktober 2023
End:
Sequel dari cerita BULBUL!
[ Usahakan follow dulu sebelum baca wk ]
Yang belum baca cerita BULBUL! Disarankan sebelum baca ini, silahkan baca terlebih dahulu. Masih komplit, namun belum di revisi;
_Happy reading_
Blurb:
13 tahun sudah Kenzo pergi. Pergi untuk selamanya, tak akan pernah kembali, tak akan pernah ada yang membela dirinya, tak ada pelindung bagi dirinya lagi seperti dulu. Sekarang Bulan hanya bisa berangan saja tentang semua itu. Dan akibat kejadian itu, Bulan harus menanggung kebencian Winda.
Tidak! Sungguh, Bulan tidak membenci Kenzo akan hal itu. Bahkan Bulan membenci dirinya sendiri.
Lantas, kenapa tidak dirinya saja yang pergi, kenapa harus Kenzo? Jika dia yang akhirnya akan dibenci, dibenci Mama. Percayalah itu lebih menyakitkan dari apapun. Tapi, apakah seorang Ibu bisa benar-benar membenci darah dagingnya sendiri?
_____________
"Gue gak ada perasaan sedikit pun sama Lisa. Lo jangan marah kaya gini, gue anggap Lisa cuma sekedar teman, gak lebih."
"Tapi Van---"
"Dan satu lagi. Lisa itu di Jakarta gak punya keluarga Bul. Orangtuanya di luar negri, gak kaya lo atau gue yang masih ada orang tua disini. Lo tau, Lisa cuma punya gue disini."
Percakapan dirinya bersama Devan beberapa waktu lalu, terus terngiang di telinganya. Apakah dirinya memang tidak bisa merasakan kebahagiaan sedikitpun? Setidaknya Bulan ingin merasakan kebahagiaan walaupun itu dari orang lain. Tapi, nyatanya semesta memang tidak membiarkan akan hal itu.
__________
Start: 10 September 2021
Finis: 06 Januari 2022