Story cover for COMPLICATED  [END] by typelu
COMPLICATED [END]
  • WpView
    GELESEN 52,401
  • WpVote
    Stimmen 2,641
  • WpPart
    Teile 34
  • WpView
    GELESEN 52,401
  • WpVote
    Stimmen 2,641
  • WpPart
    Teile 34
Abgeschlossene Geschichte, Zuerst veröffentlicht Mai 16, 2023
Erwachseneninhalt
*LESBIAN STORY *



Bianca Laras Pramono seorang wanita cantik dari kalangan atas yang menjadi teman setiaku selama menuntut ilmu di Negara orang. Wanita cantik yang kehadiranya di sampingku membuat banyak orang iri. Mungkin lebih tepatnya semua orang itu iri padaku, wanita miskin yang bisa dekat dengannya. Perlahan perasaan itu tumbuh seiring waktu, bersama sifat dan sikapnya yang begitu bagik bak dewi. Perasaan suka yang berubah menjadi cinta, perasaan yang seharusnya tidak muncul. Namun aku semua berubah ketika dia, wanita bernama Bianca juga  memiliki perasaan yang sama.

Wakt berlalu begitu saja, perasaan yang aku miliki aku pendam sendiri tampa aku ungkapkan. Perjalanan kami berakhir saat semua keputusan telah ditetapkan. Waktu berlalu, kami bertemu lagi setelah sekian tahun tidak saling menyapa. Hanya ada rasa perih dalam hatiku saat melihatnya kembali lagi. Kembali sebagai Direktur utama tempatku bekerja.

Hanya ada perkelahian setiap kali aku menatap matanya yang dulu pernah memabukanku. Perkelahian yang mengingatkanku padanya yang pernah membuatku malu dan tersakiti.


******

Lesbian story

Pernah di publish tahun 2018 dengan judul yang sama, namun one shot. Kini saya buat versi panjangnya.

Selamat membaca.
Alle Rechte vorbehalten
Melden Sie sich an und fügen Sie COMPLICATED [END] zu deiner Bibliothek hinzuzufügen und Updates zu erhalten
oder
Inhaltsrichtlinien
Vielleicht gefällt dir auch
Entahlah Aku Lelah (gxg)  von Zaerr0w
23 Kapitel Laufend
"Terserah kamu Liona, intinya aku gak mau cerai sama kamu." Final Andrea dengan tegas, menolak permintaan Liona yang ia anggap sangat tidak masuk akal itu. "Dan kalau benar pacarmu serius suruh dia ngadepin aku dan kalau bisa rebut kamu dari aku, tapi aku gak bakalan biarin itu terjadi." Ucap Andrea di akhiri dengan senyuman tipis. Hal itu berhasil mengusik Liona, ia yang awalnya berpikir dapat bercerai dengan Andrea dengan mudah ternyata semua pikirannya itu salah. Andrea tetap mempertahankan pernikahan mereka. Ia menatap Andrea dengan penuh emosi yang ingin meledak-ledak di kedua bola matanya. ••• Tidak tahu lagi apa yang akan aku ungkapkan, yang jelas aku lelah. Lelah dengan semuanya. "Mencintaimu bagaikan menabur garam diatas luka yang masih basah." _Andrea Nata Erganzea ⚠WARNING⚠ 🚨🚧‼️ Ini adalah cerita yang seharusnya tidak dibaca oleh kalangan homophobic. Karena cerita ini mengandung unsur gxg/gl/lgbt/pelangi/lesbian/bisexsual/segender/dll. Jadi dimohon untuk yang tidak menyukai genre cerita seperti ini untuk mencari cerita lain yang sesuai dengan keinginan kalian. Karena cerita ini dibuat bukan untuk kalian yang membencinya namun untuk kalian yang menyukai cerita yang sama atau bahkan sedang terjebak di dalamnya. Aku peringatkan untuk tidak mencari tahu lebih dalam jika tidak ingin tersesat semakin jauh dan aku harap kalian yang sedang terjebak juga bisa menemukan jalan keluar yang sedang kalian cari. Terimakasih atas perhatiannya dan selamat menikmati carita.
Vielleicht gefällt dir auch
Slide 1 of 10
3. Cerita Etalase dan Tempat Tidur GXG (END) cover
Entahlah Aku Lelah (gxg)  cover
PENGECUT EGOIS -gxg- cover
Rose Met Venus [GxG] cover
𝙀𝙢𝙤𝙩𝙞𝙤𝙣 𝙤𝙛 𝙇𝙤𝙫𝙚: Let Fate Win (GXG) cover
Hey Boss Take Me, Please! cover
girl friend (GxG) cover
Let Me In (COMPLETED) cover
Mental Disease cover
To Be Honest [EUNBO]  cover

3. Cerita Etalase dan Tempat Tidur GXG (END)

25 Kapitel Abgeschlossene Geschichte Erwachseneninhalt

18+ Atau mungkinkah kamu hanya butuh sebuah pasak? Sesuatu yang membuatmu bertahan pada satu saat di tengah-tengah waktu yang berputar. Sehingga rumah bukan lagi ruang transit, tapi pulang." Diang tersenyum. Ia selipkannya sehelai rambut di belakang telinganya, dari sudut matanya setetes air mengalir turun. "Lalu bagaimana?" bisiknya. Matanya membawaku pada perasaan rindu. Begitu luka, begitu haru. Aku menangkupkan telapak tanganku pada tulang pipinya yang tegas. Lalu kucium dia. Bibirnya. Kuhirup bau wajahnya. Kuhisap air liurnya. Ia berhenti bernafas. Pupil matanya melebar. "Kamu cantik, kenapa menjadi pelacur?" Perempuan ini bertanya. Ia menggulung rambutnya sehingga aku dapat dengan jelas memindai rambut-rambut halus yang berbaris dan bentuk tengkuknya yang langsing. "Kamu begitu sopan, mengapa menyewa pelacur?" tanyaku.