Mas tetangga

Mas tetangga

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 17, 2023
"Mas raden!"panggil aku sambil menampilkan senyuman lebar sampe terlihat deretan gigi. Dia hanya menoleh tanpa ingin menjawab. "Kalau mas raden kaya gini, kenapa ratu pengin jadi istrinya mas raden ya?"ucapku dengan bertanya tanya melihat pesona tetanggaku satu ini. Tetap, dia sibuk dengan minumannya tanpa ada minat menjawab, lagi-lagi aku bersuara "Kalau Allah takdirin aku sama mas gimana ya?" Aku hanya menatap dia nunggu jawaban, mohon kamu jangan terlalu berharap, saya punya kekasih!"ucap mas raden sketika aku mau ngedeket kearah dia "Saya nggak tahu perasaan kamu ke saya, tapi sayaembari menekan kata kekasih, aku mulai diam. Lalu melanjutkan dengan memakai sendal. "Sebelum janur melengkung ada kesempatan untuk menikung hehe"kataku dengan tawa langsung melanjutkan jalan, aku lupa tadi disuruh beli micin sama emak.
All Rights Reserved
#258
ngakak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIALOG TIPIS
  • CACA (TAMAT)
  • Istri Sah Ikky [B×B]
  • Aku selingkuh punya alasan Mas
  • Oddly Coupley (Complete)
  • Angel To Raya (END)
  • ALRIN
  • Not A Perfect Husband ✔
  • MEMBUAT SUAMI MENYESAL

Menikah? Nggak ada di rencana hidupku, setidaknya sampai aku ketemu sama cowo yang bisa bikin aku bucin mampus. Nggak ada cerita nikah, apalagi nikah sama orang yang lamarannya ditolak sama Kakaku sendiri...oh NO! Tapi di sinilah aku sekarang-terjebak dalam rumah tangga dengan suami yang lebih pendiam dari tembok kamar. Demi Tuhan ini sih batu, bukan orang.. Anggukan, gelengan, lirikan atau 'hmm' doang?Tolong, ini itu rumah tangga, bukan film tanpa dialog. Nonton bokep dimute aja kurang seru apalagi pernikahan tanpa suara...HAMPA! Lama-lama aku jadi dilema: harus nyerah aja dan ikut diem? Atau terus bikin drama biar rumah ini nggak serasa tempat meditasi? _sayangnya tanpa perlu dibikin pun, drama itu telah datang sendiri pada Arunika dalam bentuk badai kecil yang terus berdatangan. Akankah Arunika sanggup bertahan? dan jika dia tak sanggup sekalipun apakah suaminya akan menjadi batu yang nyaman untuk dijadikan sandaran?

More details
WpActionLinkContent Guidelines