Perfect Scenario

Perfect Scenario

  • WpView
    GELESEN 18
  • WpVote
    Stimmen 2
  • WpPart
    Teile 2
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Fr., Mai 19, 2023
[On Going] [Beberapa part akan di private secara acak, kalian bisa follow dulu sebelum membaca] Hidup di dalam skenario paling sempurna adalah impian semua orang, tapi tidak dengan Azka Putri Kalana. Nala tumbuh dalam dunia yang dimana ia tak perlu mempertanyakan hal-hal yang sudah jelas dalam hidupnya. Sampai satu waktu ia menemukan alasan skenario tersebut dibuat sedemikian rupa agar terlihat sempurna. Kalimat "beruntung" terus membasahi lukanya yang tidak pernah sembuh bahkan sempat diobati. Nala yang tidak pernah mempertanyakan alasan menjadi manusia keras yang terus bertanya "kenapa, kenapa dan kenapa?!!". Sampai seseorang datang dengan janji dia memiliki penawar dari semua pertanyaan Nala. Apa bisa nala mempercayai seseorang tersebut yang memiliki kemiripan dengan pencipta skenario hidupnya?
Alle Rechte vorbehalten
#82
perfect
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Amami
  • ARSENA
  • LALA
  • When Two Hearts Collide
  • SANA
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • AMERTA DALAM AKSARA
  • Auzi's second life [TERBIT]
  • You're Mine
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
Amami

Riksa hanya anak badung dan biang onar di sekolahnya. Dia bebas melakukan apapun yang dia mau. Memang siapa yang akan melarangnya? Orang tua? Tidak ada. Bahkan baginya, rumah sudah bukan lagi tempat Riksa untuk pulang. Orang tuanya berpisah dan bodohnya lagi papanya masih mengharapkan istrinya kembali. Sedangkan mamanya... entahlah, mungkin wanita itu kembali pada cinta pertamanya. Atau bahkan lebih baik ia tidak usah kembali. Karena terakhir kali bertemu, mamanya hampir membuat nyawa Ester melayang. Namun di dalam hati, Riksa masih menginginkan kehangatan dan cintanya kembali lagi seperti dulu. Diam-diam berdoa dalam dan meminta waktu untuk bisa ia putar kembali. Tapi Riksa sadar, hal itu tidak akan terjadi karena ia bukan Tuhan. Sekarang lelaki itu hanya berharap bahwa suatu saat ada seseorang yang akan datang membawa cintanya yang hilang, sesuatu yang dulu sempat Riksa buang, sesuatu yang pernah Riksa lupakan, sesuatu yang dulu sempat ia rasakan di tengah keluarganya yang saat ini telah hancur. Jika seseorang itu mampu memberikannya semua itu dan memberikan satu hal lebih lagi pada Riksa, ia berharap orang itu pun mampu memperbaiki dirinya yang kini telah rusak serta mengisi kekosongan hatinya. Tapi selama waktu itu akan datang, Riksa harus berbuat apa? Apakah seseorang itu memang akan datang padanya? Jika tidak, dia harus bagaimana? Apakah Riksa harus terus berdoa pada harapan semu hingga akhir masa hidupnya?

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien