"Kamila" Diary Depresi

"Kamila" Diary Depresi

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 17, 2023
Kamila anak bungsu dari lima bersaudara, semua saudaranya juga perempuan. Tak lagi bersama ibu di umur 11 bulan. Selalu tertekan dan dibandingkan. Selalu menahan dan dituntut mengerti. Kata orang anak bungsu paling dimanja, tapi tidak dengan Kamila dia berjibaku dengan perasaannya sendiri. Ketakutannya sendiri dan trauma yang dia alami. Tidak ada yang tau bahwa dia pernah mencoba bunuh diri. Mencoba waras sendiri, mencoba sadarkan diri. Menahan dalam semua keinginan, itu yang selalu kamila lakukan, tak pernah dia berusaha melawan. Karena tangis pun tak lagi mampu dia keluarkan. Sakit hati yang dia rasakan tak pernah tertuangkan. Sanggat menyayangi kluarga, mendahulukan ayah dan kakak. Menangis karena tuntutan yang tak terpenuhi. Kecewa karena terus mengecewakan.
All Rights Reserved
#360
diary
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Tikungunya
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Look at Me, MAMA! ✔
  • Welcome Home, Saga!
  • LUKA
  • Another Pain (END) ✔
  • Not Home [TAMAT]
  • Could you be a home for me? [TAMAT]

"Ma, Aluka sakit. Boleh aku tidur sama mama?" "Pergi! Kamu di rumah papamu saja!" ··· "Aluka buatin makanan kesukaan papa." "Bisa kamu pergi dari hadapan saya?!" ··· Aluka Alkenzia. Gadis dengan seluruh luka yang dirasa namun tetap menabur kasih untuk semua orang yang melukainya. Ia hanya ingin bahagia tanpa harus tersakiti dahulu, penderitaan yang dirasa sebelum terlahir ke dunia enggan sirna bahkan hanya untuk mengasihaninya. Rahasia kelamnya masa lalu membuat penderitaan dalam hidupnya silih berganti. Bahkan lelaki yang dicintai ikut menabur garam pada lukanya yang masih terbuka. Hingga sosok lelaki rapuh berhati malaikat datang memberinya arti kebahagiaan, namun ia lupa mengajarkan arti bahagia tanpa kehadirannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines