Glennio || End || Tahap Revisi

Glennio || End || Tahap Revisi

  • WpView
    Reads 200,368
  • WpVote
    Votes 8,765
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 18, 2024
GLENNIO SAIXE anak berusia 6 tahun yg memiliki tinggi seperti anak berumur 2 tahun, mempunyai wajah imut, bibir plum pink alami, mata hitam legam, rambut hitam legam, dan jangan lupakan kepolosan nya. Glen tinggal bersama ibu angkatnya, ia di perlakukan kasar oleh ibu angkatnya itu, Glen bekerja menjadi Tukang jual tisu di lampu merah. Hingga suatu hari Glen bertemu seorang pria yg tak ia kenal, semenjak hari itu Pria tersebut tertarik pada Glen. Lihat saja pasti pria tersebut akan mendapatkan Glen bagaimana pun caranya. "Akan ku pastikan aku bisa mendapatkanmu bagaimana pun caranya" Ujar Vigro ber smirk. Dilarang plagiat!! (Belum Revisi) Cover by pinterest
All Rights Reserved
#875
jualan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Galendra
  • DEPENDENCE
  • Kenzie Glenny L.D
  • DIARY SAKURYO [✔]
  • 𝐁𝐚𝐛𝐲 𝐀𝐥𝐭𝐡𝐚𝐫𝐢𝐨 [Terbit]
  • El and Jerganio (End)
  • Barbar [End]
  • RENO or REGAN
  • Baby Lele (On Going)
  • Between Two Lives
Galendra

"BERHENTI DI SANA GALENDRA KAVILLO!" "TANGKAP SINI KALO BISA WLEEEE." Galendra Kavillo, putra bungsu dari keluarga Kavillo yang terkenal nakal di sekolahnya, tetapi di balik kenakalannya, dia ternyata remaja manja yang jika di bentak akan menangis di gendongan kakak kakaknya. "Galen kangen sama Ayah dan bunda," tutur Galen yang menunduk. "kalo kangen berdoa, besok kita ke makam ayah sama bunda bareng ya?" Galen memang nakal, tapi sebenernya dia hanyalah remaja rapuh yang kehilangan pundak kokoh ayahnya dan pelukan hangat bundanya. Sejak kecil dia hanya bisa merasakan pelukan hangat dari ketiga kakaknya. Meski begitu, Galen tetap bersyukur karena ketiga kakaknya merawatnya dengan baik dan selalu berusaha membuatnya bahagia. Di tambah lagi keluarga besarnya yang sangat menyayanginya tapi juga membuatnya merasa kesal karena ke overprotektif an mereka yang bahkan melebihi ketiga kakaknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines