We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Destiny

Destiny

  • WpView
    Reads 549
  • WpVote
    Votes 87
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 20, 2023
WpInfo
Non-Fiction
Hal biasa jika dia menganggap, dunia ini kejam. Orang-orang yang hidup di dunia ini, pasti memiliki ujian masing-masing. Entah itu berat ataupun ringan, mereka harus tetap menyelesaikannya dan tak bisa lari dari kenyataan. Itu dulu. Sebelum Alwi Assegaf mengubah cara pandangnya. Rupanya, jauh dari kenyataan dunia-- masih ada takdir yang terasa lebih menyakitkan. Apa yang harus dia lakukan saat mengetahui fakta dan sulit untuk dia terima? Menjadi bagian dari bangsa serigala, makhluk yang dulunya dia anggap sebagai mitos? Alwi sulit untuk mempercayainya, bahkan memikirkannya saja tak pernah terlintas di benaknya. Namun sekuat apapun dia berusaha untuk menyangkal ataupun membohongi dirinya sendiri, kebenaran itu harus dia terima meskipun berat. Tapi ingatkan Alwi untuk tidak naif dengan menganggap apa yang akan terjadi keesokan harinya, akan sesuai perkiraannya. Karena dia bukan tuhan, yang bisa mengendalikan semesta beserta isinya sesuai keinginannya. "Jika dunia ini kejam, lalu apa bedanya dengan takdir yang jauh lebih kejam dari dunia?"
All Rights Reserved
#327
alwiassegaf
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paralaks: Refleksi dari Keabadian
  • mylize magic
  • What If We?
  • The Golden Age
  • Takdir Waktu (Telah Terbit)
  • VENATOR OBSCURUS
  • QUEEN FOR ALPHA
  • Second Life Changes Everything
  • Evolusi Kegelapan
  • ARIESKA || Sweet Family [ ✓ ]

Langit malam selalu menjadi saksi bisu perjalanan waktu. Cahaya bintang yang kita lihat hari ini bukanlah milik masa kini, melainkan pantulan dari masa lalu, sebuah sisa dari sesuatu yang mungkin telah lama tiada. Begitu pula dengan sejarah umat manusia-jejak-jejaknya tersebar dalam bentuk reruntuhan, dokumen, bahkan bisikan yang tersamar di balik fakta-fakta yang kita terima sebagai kebenaran. Wirnama, seorang jurnalis investigatif yang skeptis terhadap teori konspirasi, mendapati dirinya terseret dalam misteri yang lebih besar dari yang pernah ia bayangkan. Kakaknya, Avira, seorang ilmuwan astrofisika, menghilang secara misterius setelah mengungkap teori bahwa bukan hanya cahaya bintang yang berasal dari masa lalu, tetapi ada entitas yang telah lama punah yang masih meninggalkan jejak mereka di dunia ini-bukan dalam bentuk artefak, tetapi dalam wujud sesuatu yang lebih abstrak: pesan, suara, bahkan pemikiran yang masih beresonansi di dunia modern. Ditemani sahabatnya, Holy, seorang pakar kriptografi yang ahli dalam membaca sandi sejarah, dan kekasihnya, Seraphine, seorang seniman yang memiliki kemampuan tak biasa dalam merasakan "gema" dari seni, Wirnama harus menelusuri berbagai petunjuk yang ditinggalkan Avira sebelum menghilang. Semakin dalam mereka menggali, semakin banyak konspirasi yang terungkap-dari kejanggalan dalam catatan sejarah hingga kemungkinan bahwa dunia yang mereka kenal bukanlah kenyataan yang sesungguhnya. Saat teka-teki mulai menyatu, satu pertanyaan terus menghantui mereka: Jika masa lalu benar-benar masih hidup dalam bentuk yang tak kasatmata, lalu seberapa besar pengaruhnya terhadap masa kini? Dan lebih dari itu-apakah kita benar-benar melihat bintang, atau hanya refleksi dari sesuatu yang telah hilang?

More details
WpActionLinkContent Guidelines