Samudera Asa di Penghujung Kehidupan

Samudera Asa di Penghujung Kehidupan

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 17, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Mimpi yang terwujud tidak dalam sekali jentikan, tapi dengan penuh kesabaran, pengorbanan dan waktu yang tidaklah sebentar. Saat semuanya berjalan dengan schedule dan berjalan sesuai perhitungannya, namun pada hari itu kejadian yang tak pernah terlintas begitu mengguncang jiwanya. Semua kesabaran, pengorbanannya hancur dalam satu malam. "Tempat yang kukira Surga, ternyata tak lebih seperti kubangan Neraka." lirih Sheila mengepalkan kedua tangannya dengan mata memanas. Bagaimana rasanya hidup dalam samudera asa, dipenuhi oleh lara, berada dalam kesedihan yang tak berujung, dipertemukan terus dengan keputus-asaan, akankah Sheila terus berpura-pura baik-baik saja atau menjemput kematiannya lebih cepat? Kalau kalian jadi Sheila mau pilih yang mana? Apakah mengakhiri hidup adalah jalan yang tepat? Atau masih ada jalan yang lebih indah selain menjemput kematian? ... Penasaran dengan kisah Sheila Ghena? Yuk langsung baca aja. Jangan lupa tambahkan ke perpustakaan, ya. Maaf ya kalau penulisannya belum rapi, baru belajar hehe✌
All Rights Reserved
#67
bunuhdiri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • T I M E
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Let Me Love You Longer
  • I'm okay (END)
  • Laura Dan Leo
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • Eliinaa
  • Criticalove [SELESAI]
  • [✔️terbit] 1. The Girl That Hurt
  • Persona
T I M E

Pada dasarnya, semua yang kita harapkan belum tentu terjadi seperti yang kita harapkan. . Tak peduli seberapa jauh aku berusaha menggapaimu, kamu hanyalah sebuah mimpi bagiku. Mimpi yang sulit untukku gapai, karena kamu hanya sebuah ilusi yang hadir dipikiranku. -Aura Aerindia- Semuanya berhak bahagia. Dan aku, aku sudah cukup bahagia saat masih bersamamu. Meskipun akhirnya aku tidak pernah bisa memilikimu. Karena cinta adalah dusta. -Dafa Aldiasnyah Prasetyo- Jika ada suatu kesempatan, aku ingin bersamamu dengan waktu yang lebih lama lagi. -Seli Aurora- Aku tahu akan segera datang akhir bagi kita, tetapi apa aku bisa melepasmu? Segala kenangan remuk bagaikan kelopak bunga yang mengering. Apa ini mimpi? Atau memang nyata? Bahkan aku tidak dapat membedakan mana mimpi dan mana kenyataan. Karena semua ini terjadi begitu cepat, terjadi begitu tiba-tiba sampai aku sendiri tidak percaya dengan semuanya. Karena itu semua terjadi dengan seiring berjalanya waktu. .

More details
WpActionLinkContent Guidelines