Zera dan Zero

Zera dan Zero

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 7, 2024
Zera dan Zero itu tidak pernah akur. Sebelum Zera pindah ke sekolah barunya yang sekarang, hidup Zero selalu tenang. Tidak ada yang pernah mengusik, mengganggu, dan membuat hari-harinya penuh dengan kesialan. Namun, kehadiran Zera menjadi pengacau ketenangannya. Setiap hari ada saja pertengkaran yang terjadi. Lalu, suatu hari mereka menemukan fakta bahwa mereka adalah teman masa kecil. ~~~ "SINI LO!!!" teriak Zero. "GAK MAU!" balas Zera tak kalah nyaring. Ayah Zera yang melihat mereka sedang memperebutkan remote televisi di ruang tamu itu langsung merangkul ayah Zero dan berkata, "mereka benar-benar serasi, ya." Ayah Zero menoleh dan membalas rangkulan dari ayah Zera. "Iya, benar, mereka serasi."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Elvina [COMPLETED]
  • Love With My Brother [OPEN PO]
  • Mas! || ThomasKong✔
  • troublemaker VS ketos! ✔
  • Wrong Feeling | YOONMIN [END]
  • my brother my love
  • ZAYDA

-Elvina Allya Cewek tomboy yang biasa dipanggil El sedang menghadapi kasus friendzone. Dia selalu mengorbankan apapun demi kedua sahabatnya yang saling suka. Meskipun itu membuatnya berkali-kali menangis seorang diri dikamar. - • - "Lo pikir kenapa selama ini, selama bertahun-tahun lo jadiin dia samsak-nya emosi lo, lo pikir kenapa dia bisa bertahan sampai sekarang?" lanjut Ezra. Mendengar itu, El langsung tersadar tentang apa yang akan disampaikan cowok itu. Ia segera mendekat ke sebelah cowok itu dan berencana mencegahnya. "Zra," lirih El sambil memegang lengan Ezra dan menggeleng kecil untuk menyuruhnya diam. Namun, Ezra tak menghiraukan itu dan tetap melanjutkan apa yang selama ini ia tahu tanpa mau bergerak sedikitpun meskipun sudah ditarik oleh El. "Maksud lo?" tanya Rafa dengan bingung. Ia juga ikut penasaran saat Ezra tiba-tiba membahas hal itu. "Heh brengsek! Dengerin gue baik-baik ya. Buka kuping lo lebar-lebar!" tegas Ezra. Rafa menjadi terdiam dan mendengarkan cowok itu. "Dia suka sama lo bego! Dia sayang banget sama lo! Bahkan udah cinta!" bentak Ezra. Rafa kaget mendengar ucapan Ezra yang sangat di luar dugaanya. "Denger gak lo?! El tuh suka sama lo dari dulu! Sebelum lo kenal sama Rere!" tambah Ezra semakin membuat El marah. Plakk!! El menampar pipi Ezra dengan keras. -Rank- #13 friendzone [02/6/24] #937 sekolah [02/6/24] #296 teenlit [02/6/24] #130 wattys [02/6/24] #509 sahabat [02/6/24] #560 lucu [02/6/24]

More details
WpActionLinkContent Guidelines