Jatuh
  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 19, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Jatuh, Bisakah kita bangkit setelah jatuh begitu dalam? Bisakah kita melupakan trauma yang begitu mendalam? Bisakah kita membuat lembaran baru dengan membawa semua rasa sakit yang masih terpendam? Bisakah kita kembali pada pemberi rasa sakit yang tak kunjung teredam? Bisakah kita?? Mampukah kita?? Dengan semua tangis dan luka itu?? Mampukah kita menghapus segala emosi yang kini telah menjadi dendam?? Ini kisah seorang gadis belia yang masih mencari jatidiri nya setelah dengan luka diseluruh tubuh dan hatinya yang digores orang yang seharusnya begitu berarti baginya.
All Rights Reserved
#121
jatuh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Benalu [Terbit]
  • Raymentara
  • Broken Home (Completed)
  • Dibawah atap yang salah (hiatus)
  • Don't First Love
  • LUKA PUNYA CERITA
  • Kita Sembuh Bareng?
  • Memories of us - based on true story
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]

"Bahkan ibunya sendiri membuang anak itu." Semesta pun menghiraukannya, seperti bayangan yang tak pernah di anggap ada, seperti benalu yang tidak pernah di inginkan kehadirannya. *** Nyatanya, ada hasil yang menghianati usaha dan tidak semua usaha akan di kabulkan dengan hasil yang baik. Ya, Teresa sadar hal baik tidak akan pernah ada dalam kisah hidupnya. Benalu akan tetap menjadi benalu, sang penganggu yang tak pernah di inginkan ada. Tangisan pilu selalu keluar dari mulutnya yang menyimpan banyak kisah luka, entah waktu kecil atau bahkan sampai sekarang. "Seharusnya anak seperti kamu tidak lahir dari rahim saya!" ucap wanita itu dengan tatapan penuh kebencian. Teresa Audiyatama. Seseorang yang berusaha menghilangkan label 'benalu' dan 'anak pembawa sial' di dalam diri dengan berbagai cara. Sakitnya di permainkan, di jadikan alat balas dendam, mendapat penghianatan yang begitu menyakitkan, sampai harus kehilangan orang-orang yang di sayangi. Tapi, kenapa semesta masi tidak mau berbaik hati padanya? Rasa sakit itu semakin menyakitkan. Setiap hari lubang kelam di hati semakin dalam, menyisahkan kekelaman yang mengerikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines