Hemos actualizado nuestras Pautas de Contenido.
Consulta las pautas más recientes para seguir compartiendo historias de forma segura.
Jerat Cinta Semalam

Jerat Cinta Semalam

  • WpView
    LECTURAS 86
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, may 18, 2023
WpInfo
Ficción
Romance
Jen menemukan dirinya bangun tidur di sebuah kamar hotel bersama pria yang tidak ia kenali hanya berbekal selimut yang menutupi tubuhnya. Sama seperti Jen, sang pria yang bernama Bragy juga sama syok dan terkejut melihat dirinya bersama Jen. Akhirnya mereka saling tuding menuding. Bahkan Bragy berani bersumpah kalau ia sama sekali tidak mengeksploitasi Jen hanya untu menidurinya. Entah ulah siapa yang membuat mereka hingga tidur satu kamar? Bagaimana kah nasib Jen setelah itu? Apakah Bragy akan bertanggung jawab kalau Jen sampai hamil?
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Complete (END)
  • ALMORT | Nomin ✔
  • Bersamamu
  • 2 LIFE
  • Something Amiss
  • Jejak yang hilang
  • Comeback To Me, Bad Guy!
  • Love Maybe! END√
  • Hai Januari
  • Another Side | Lee Jeno

"Ya, kau tidak punya mata? Lihat, buku ku jadi kotor!" Sosok yang sedang membersihkan seragamnya tersentak kaget mendengar pekikan tersebut. Matanya berkedip tidak percaya. Heol, jelas-jelas dia yang korban disini. Mengapa jadi dia yang di salahkan? Memberanikan diri, dengan perlahan dia menatap gadis bertopi di hadapannya itu. Seketika gadis berseragam sekolah itu menelan salivanya susah payah mendapati tatapan tajam di balik kacamata hitam tersebut, seakan siap menerkamnya saat ini juga. "J-jongsahamnida. Nde, aku yang salah," Yeri membungkuk dalam. Hanya cara ini yang terpikirkan olehnya. Yap. Gadis itu adalah Yeri baru saja pulang sekolah. Dia memutuskan untuk membeli minuman susu di tempat favoritnya sebelum pulang ke rumah. Tapi malah berakhir seperti ini. Joohyun menggeram kesal sambil melepas kacamatanya, mencoba menahan amarahnya yang siap meledak. "Aish, bisa-bisanya kau membuat ku kesal seperti ini," Hari pertamanya di kota kelahirannya saja sudah di sambut dengan hal seperti ini. Bagaimana kedepannya nanti?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido