Melya fransisca namanya, bisa dibilang ia sosok broken home yang bercita-cita menjadi seorang polisi sejak kecil. Meskipun orang tuanya tak pernah mengajarkan tentang rasa peduli, Melya sangat senang membantu orang yang terkena masalah secara sukarela. Sejak kecil Melya tak pernah melihat keharmonisan pada keluarganya, perkelahian keduanya tentu sangat mengganggu Melya.
Berjalannya waktu, rupanya impian gadis itu perlahan terwujud. Melya mengambil pendidikan kepolisian dan berhasil menjadi seorang detektif. Saat namanya semakin disanjung, ada saja pihak-pihak yang secara terang-terangan tak menyukainya, bahkan dengan kurang ajarnya mencoba menjebak Melya agar dipecat dari pekerjaannya. Dan benar saja, saat ia tengah menjalankan tugas untuk menyusut tuntas kasus kejahatan besar, Melya justru dipecat secara tidak hormat.
Di saat bersamaan, ia kembali bertemu dengan teman-teman masa kecilnya, lalu secara tak sengaja mereka membuat sebuah tim untuk membantu seseorang dari masalah hidupnya. Hingga ia harus kembali terlibat dengan pekerjaan masa lalunya yang belum terselesaikan, bahkan tanpa sadar Melya terlibat dengan jaringan mafia yang terkenal sangat berbahaya. Dan sialnya rupanya ia menjadi target utama sekaligus incaran boss mafia itu!
_________________________________________
"Aku akan selalu mengawasimu, di mana pun kamu berada. Ingat baik-baik, Melya!"
⚠Tidak diperuntukkan untuk anak-anak dibawah 18 tahun. Bocil harap mingir!
⚠Harap bijak memilih bacaan!
[21+] Naradira, dia sangatlah ingin membunuh laki-laki di hadapannya, yang tidak lain adalah suaminya sendiri. Kecewa? Sudah pasti. Marah? Tentu saja. Nara sama sekali tidak mentolerir pengkhianatan.
Lulus SMA Nara diharuskan menikah dengan Ilham Rain Brawijaya atas permintaan ayahnya karena merasa hanya Rain yang bisa menjaga Nara. Tapi justru Rain adalah tunas dari luka di hidup Nara, tunas yang terus tumbuh dan menjalar. Karena Rain tanpa sepengetahuan Nara dan keluarganya dia masih memiliki hubungan dengan seorang wanita yang merupakan kekasihnya sebelum dia menikah dengan Nara.
Hal itu semakin rumit ketika Nara mengetahui tentang hubungan Rain dengan perempuan itu disaat dia sudah mencintai Rain. Terlebih ayahnya meninggal karena wanita simpanan itu, yang lebih menyakitkan, Rain membela wanita itu disaat fakta sudah di depan mata membuat amarah Nara semakin memuncak.
Haruskah dia tertawa? Tertawa untuk hidupnya yang lucu? Iya, dia juga pantas ditertawai karena kebodohannya. Segala umpatan dan sumpah serapah dia lontarkan pada Rain karena rasa kesal dan sakitnya.
⚠️ Aku memang menerima saran dan kritik yang membangun dari kalian. TAPI AKU TIDAK MENERIMA PENGHINAAN ATAU KATA2 MERENDAHKAN TERHADAP CERITA INI. Aku tidak pernah memaksa kalian buat kasih vote apalagi haus pujian, tapi tetap saja tidak enak rasanya jika cerita kita dianggap remeh.
Aku memang menulis atas hobiku sendiri, tapi tetap saja aku jga perlu waktu dan otak dalam menulis cerita ini, ya walaupun ceritanya kentang. Tapi tetap saja. Jadi jika kalian tidak suka cukup abaikan dan cari cerita lain dan buat kalian yg punya niatan bakal ngejudge ceritanya, mending kalian tidak usah baca. Maaf ya aku ngomong gini, cuma mau ngingetin aja hehe😊🙏
Part masih lengkap
#Sequel Di Antara Dua Hati