Summer We Met (On Going)

Summer We Met (On Going)

  • WpView
    Reads 229,061
  • WpVote
    Votes 15,574
  • WpPart
    Parts 50
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 28, 2026
Liasha Kiran merasa hidupnya tidak berguna. Ia merasa sudah tidak memiliki gairah untuk menjalani hidup sejak satu tahun yang lalu. Namun kakaknya bersikeras agar dirinya mau menjalani perawatan psikologis agar ia mulai membaik seperti sedia kala. Karena itu ia menyarankan adiknya untuk berlibur ke suatu tempat. Lose Angeles, Amerika Serikat dipilih Liasha menjadi tempat liburannya. Walaupun diam-diam ia memiliki niat yang berbeda dari apa yang diharapkan kakaknya. Sayangnya niatnya goyah ketika dirinya secara tidak sengaja bertemu dengan seorang pria bernama Gavin Varren, dan berpura-pura menjadi kakaknya. Mereka berdua bahkan tidur bersama di hari pertama mereka bertemu. Gadis itu menganggap bahwa hubungan semacam itu akan berakhir dengan sendirinya, ternyata tidak semudah yang dibayangkan karena Gavin Varren sosok pria yang tampan, baik, sopan, dan menyenangkan. Tetapi ia tidak mungkin menjalin hubungan bersama pria itu. Karena itu ia yakin bahwa dengan meninggalkan pria itu setelah liburannya berakhir, semuanya akan kembali seperti sedia kala.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Wish....
  • playlist (completed)
  • Growing Pains
  • LOVE FOUND REGARDLESS
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]
  • Archenemy Romance
  • GARIS TAKDIR
  • Iiiiiih, Mas Kahfi!
  • kiran||Tamat

Wine memiliki begitu banyak daftar keinginan. Dan dari sekian banyaknya hal yang begitu ia harapkan, semua harus ia wujudkan bersama sang suami, Nares Rafardhan. Pria yang menikahi dirinya dan sudah bersumpah akan membersamai ia sampai habis usia. Pria yang ia pikir akan menjadi nahkoda dalam satu kapal yang sama namun ternyata ia hanya sendirian tinggal di sebuah sekoci kecil, sementara Nares singgah di atas perahu megah yang tak akan pernah bisa Wine gapai bahkan meski itu hanya dalam daftar keinginannya saja. Ah ... Wine pikir mereka memang sama, namun ternyata mereka begitu berbeda.

More details
WpActionLinkContent Guidelines